Beranda / Berita / Berita Detail

Link and Match Penelitian Kesehatan Menunjang Program Kesehatan di Provinsi Bali


Selasa, 16 Agustus 2016 06:08 pm
Bagikan berita ini   
  


 

 

judul link n match

Kontribusi Poltekkes Denpasar Terhadap Pembangunan
Bali

“Peneliti
harus bekerja sama dengan para penentu kebijakan dan praktisi mulai dari
penetapan agenda riset sampai dengan penyusunan protokol penelitian, sehingga
hasil penelitian dapat memperkuat pencapaian pelaksanaan program kesehatan yang
ada menjadi lebih efisien, bermutu, adil dan berkesinambungan.”

 

 

Link
And Match
Penelitian Kesehatan dalam Menunjang Program Kesehatan di Provinsi Bali bertujuan
untuk meningkatkan pemanfaatan hasil karya penelitian dosen Poltekkes Denpasar
dalam menunjang program kesehatan di Provinsi Bali. Pada kenyataannya banyak
pemanfaatan publikasi ilmiah untuk masukan kebijakan oleh penentu kebijakan
banyak mengalami kendala, karena perbedaan paradigma dunia penentu kebijakan
dan dunia peneliti.Diperlukan suatu upaya untuk menjembatani riset/penelitian
dengan kebijakan kesehatan, agar probabilitas pemanfaatan hasil penelitian
menjadi meningkat.

LINK AND MATCH FAJAR BALIMengapa program ini
diperlukan?

Penelitian di
Poltekkes Denpasar merupakan kegiatan Tridharma PT yang wajib dilakukan dosen
yang berjumlah 122 orang. Setiap tahun tersedia biaya penelitian yang besar
dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), sebesar 1,6 miliar
untuk 69 penelitian (2016) dan PAGU Indikatif tahun 2017 direncanakan hampir
dua kali lipat yaitu sekitar 3 miliar lebih.

Penelitian
kesehatan idealnya dapat memberikan masukan ilmu pengetahuan dan teknologi
serta pengetahuan lain yang diperlukan untuk menunjang pembangunan kesehatan.
Dalam menjebatani riset/penelitian dengan kebijakan kesehatan tampaknya
publikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah tidak mempunyai dampak langsung
kepada kebijakan, namun hanya memberi tambahan koleksi pada stok ilmu
pengetahuan. Agar probabilitas pemanfaatan hasil penelitian menjadi meningkat,
maka peneliti dan penentu kebijakan dan praktisi, harus duduk bersama pada
tahap pertama untuk identifikasi topik penelitian dan pertanyaan penelitian
yang dibutuhkan, dan tahap kedua dalam penyampaian hasil penelitian dalam
format forum kebijakan, dan bukan hanya seminar ilmiah antar-peneliti.

Apa manfaat
program?

Pelaksanaan program
Link and Match Penelitian Kesehatan ini memberikan manfaat baik bagi Dinas
Kesehatan, Poltekkes Denpasar dan masyarakat luas.

Bagi Pelaksana
Program (Dinas Kesehatan)

    –  Tersedianya
informasi kesehatan yang diperlukan bidang keperawatan, kebidanan, gizi,
kesehatan lingkungan, keperawatan gigi dan analisis kesehatan (evidence base)

    –  Perencanaan
kebutuhan penelitian Dinkes terintegrasi dengan milestones penelitian poltekkes

    –  Hasil
penelitian akan didesiminasi dan disosialisasikan ke masyarakat

 Bagi Poltekkes Denpasar

    –  Meningkatkan kinerja penelitian dosen

    –  Pengembangan topik dan pertanyaan
penelitian

    –   Peningkatan kemampuan penelitian dosen melalui
workshop pemetaan topik penelitian, workshop proposal, workshop penulisan
policy brief

    –   Partnership/kerjasama (branding diri)

Bagi Masyarakat Luas

    –   Memperoleh
informasi kesehatan melalui media radio, website, media sosial

    –   Mendapat pelayanan kesehatan yang
lebih optimal

 

Milestone/Pentahapan

Tujuan
Jangka Pendek  (Juni-Juli 2016) adalah
mensosialisasikan dan membangun komitmen bersama untuk menjalankan program link and match penelitian kesehatan
melalui sosialisasi dan rapat koordinasi.

a. Mensosialisasikan
program Link and Match Penelitian
Kesehatan kepada Dosen Poltekkes Denpasar untuk menunjang pelaksanaan program
kesehatan di Provinsi Bali.

b. Membangun
komitmen internal bersama struktural dan dosen Poltekkes Denpasar tentang
pelaksanaan proyek perubahan.

c.  Membangun
komitmen eksternal bersama pemangku kebijakan dan pelaksana program Dinas
Kesehatan Provinsi Bali dalam pelaksanan program Link and Match Penelitian Kesehatan.

d.  Membuat
Memorandum of Understanding (MOU) dengan pemangku kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi Bali tentang pelaksanaan
program Link and Match Penelitian untuk menunjang pelaksanaan program kesehatan
di Provinsi Bali.

e.  Menentukan
program-program prioritas kesehatan di Provinsi Bali.

f.   Menentukan
informasi kesehatan yang dibutuhkan pemangku kebijakan dan pelaksana program
kesehatan di Provinsi Bali.

g.  Mensosialisasikan
program-program prioritas kesehatan dan informasi kesehatan yang dibutuhkan
pemangku kebijakan Dinkes Provinsi Bali kepada para dosen sebagai bahan
mengembangkan topik dan pertanyaan penelitian.

h.  Membuat
draft master plan kebutuhan penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Bali

Tujuan
Jangka Menengah (Akhir 2016-2017) adalah memperkuat pelaksanaan dan jejaring (partnership) program link and match, serta memperkuat
kemampuan dosen dalam kegiatan penelitian.

a.  Menyusun
petunjuk teknis dan SOP pelaksanaan penelitian dosen berbasis link and match dengan program kesehatan

b.  Membuat
MOU antara Poltekkes Denpasar dengan Radio tentang penyiaran hasil penelitian
Link and Match dosen dengan pembuatan radio spot bagi masyarakat.

c.  Menyelenggarakan
workshop pemetaan penelitian dosen Poltekkes dalam menunjang program kesehatan

d.  Menyelenggarakan
workshop pembuatan proposal penelitian berbasis proses link and match dengan kebutuhan kebijakan program kesehatan

e.  Menyelenggarakan
workshop bagi dosen Poltekkes untuk membuat policy
brief
hasil karya penelitian

f.   Finalisasi
master plan kebutuhan penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Bali

g.  Mensosialisasikan
proyek perubahan ke Bapeda Bali sebagai penguatan pentingnya Link and Match penelitian kesehatan
untuk menunjang program kesehatan di Provinsi Bali.

Tujuan
jangka Panjang (2018-2019) adalah melakukan kegiatan desiminasi dan sosialisasi
hasil penelitian dosen berbasis link and
match
dan publikasi jurnal.

a. Menyelenggarakan
desiminasi dan sosialisasi hasil penelitian kesehatan bagi pemangku kebijakan
dan pelaksana program kesehatan di Provinsi Bali.

b. Menyelenggarakan
Diskusi komprehensif hasil penelitian berbasis link and match dalam menunjang program kesehatan di Provinsi Bali.

c.  Menyelenggarakan
seminar ­best practice hasil
penelitian kesehatan dalam menunjang program kesehatan di tingkat
nasional/internasional.

d.  Mempublikasikan
hasil penelitian dosen Poltekkes Denpasar pada website untuk diakses oleh
masyarakat luas.

e.  Mempublikasikan
hasil penelitian dosen melalui media radio dengan membuat radio spot yang mudah
dipahami masyarakat.

f.  Mempublikasikan
hasil penelitian link and match dosen pada media sosial seperti facebook,
instagram, twitter.

g.  Publikasi
hasil penelitian kesehatan pada jurnal internasional terindeks scopus.

 

linknmatch

Siapa saja
Stakeholder yang terlibat?

Melibatkan pemangku
kepentingan internal dan eksternal.

Stakeholder
Internal

1)   Kepala Badan PPSDM Kesehatan

2)   Mentor/Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan

3)   Project Leader

4)   Wakil Direktur Bidang Akademik

5)   Ketua Jurusan di lingkungan Poltekkes Denpasar

6)   Ketua Progran Studi di Lingkungan Poltekkes Denpasar

7)   Ketua Pusat Kajian Pembangunan Kesehatan

8)   Kepala Unit Penelitian

9)   Kepala Sub Unit Penelitian Jurusan

10) Dosen Poltekkes Denpasar

11) Kasubbag Adak

12) Kasubag Adum

Stakeholder
Eksternal

1)   Sekretaris Jenderal

2)   Badan Litbang Kemenkes

3)   Ketua Bapeda Provinsi Bali

4)   Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali

5)   Universitas/PT Kesehatan di Bali

6)   Media massa (website, radio)

7)   Bank BPD Bali

 

Apa target yang
akan dicapai?

1.  80%
dosen tersosialisasikan program Link and Match Penelitian Kesehatan

2.  Ditandatanganinya
nota kesepahaman (MOU) antara Dinas Kesehatan dan Poltekkes Denpasar

3.  80%
dosen mengikuti workshop pemetaan penelitian,
penulisan proposal, policy brief

4.  Tersusunnya
master plan kebutuhan Dinkes dan Poltekkes Denpasar

5.  30%
penelitian poltekkes berbasis kebutuhan pelaksana program

6.  10%
hasil penelitian digunakan untuk menunjang program kesehatan

7.  Terlaksananya
desiminasi dan sosialisasi hasil penelitian

8.  Publikasi
hasil penelitian melalui radio, website dan media sosial untuk masyarakat umum

9.  Diskusi
komprehensif

10. Seminar best practice
hasil penelitian

11. Publikasi
jurnal internasional





TAUTAN TERKAIT