Beranda / Berita / Berita Detail

KEGIATAN PEMANTAUAN STATUS GIZI ( PSG ) DAN PEMANTAUAN KONSUMSI GIZI ( PKG ) PROVINSI BALI TAHUN 2017


Senin, 06 November 2017 10:11 am
Bagikan berita ini   
  


KEGIATAN PEMANTAUAN STATUS GIZI (PSG) DAN PEMANTAUAN KONSUMSI GIZI (PKG) PROVINSI BALI TAHUN 2017

 

Kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG)  dan Pemantauan Konsumsi Gizi (PKG) adalah kegiatan survey gizi yang berkelanjutan untuk mengumpulkan data indikator masalah gizi dan determinannya. Pada tahun 2017 data gizi yang dikumpulkan meliputi antropometri untuk seluruh anggota keluarga dan konsumsi gizi balita. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan informasi tentang status gizi, konsumsi zat gizi khususnya pada balita, dan capaian kinerja perbaikan gizi bagi para perumus kebijakan, pengambil keputusan untuk perencanaan dan penentuan kebijakan penanggulangan masalah gizi secara teratur dan berkelanjutan.

Ft 1Ft 2

Pelaksanaan Pemantauan Status Gizi (PSG)  dan Pemantauan Konsumsi Gizi (PKG) Indonesia dibawah tanggung jawab Direktorat Gizi Kemenkes RI  dilaksanakan oleh masing-masing provinsi di Indonesia yang dikoordinir oleh dinas kesehatan di masing-masing provinsi di Indonesia. Khususnya di Bali pelaksanaan kegiatan ini di bawah tanggung jawab dinas kesehatan Provinsi Bali, bekerjasama dengan Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar sebagai pelaksana kegiatan di lapangan. Kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG)  dan Pemantauan Konsumsi Gizi (PKG) Provinsi Bali pada Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 7-18 Agustus 2017 pada 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali.

Ft 3Ft 4

Kegiatan ini diawali dengan perekrutan supervisor dan enumerator. Jumlah supervisor sebanyak 27 orang yaitu terdiri dari 18 orang dosen jurusan Gizi dan 9 orang dari dinas kesehatan provinsi Bali. Enumerator terdiri dari 108 orang mahasiswa jurusan Gizi yang lolos seleksi. Mereka sudah mendapatkan mata kuliah PSG dan SKP sehingga memiliki kompetensi dalam penilaian status gizi dan survey konsumsi pangan. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan pelatihan untuk kegiatan tersebut. Pelatihan diikuti oleh seluruh supervisor dan enumerator serta penanggungjawab kegiatan program di kabupaten/kota di Bali. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 16-19 Juli 2017 bertempat di Hotel Mercure Harvest Land dan Hotel Bali Mega Boutique di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Narasumber pelatihan ini dari Direktorat Gizi Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan Poltekkes Denpasar.

Ft 5Ft 6

Materi pelatihan PSG dan PKG yaitu tentang gambaran umum PSG dan PKG,  GERMAS, manajemen data, teknik wawancara, penjelasan kuisioner, dan sampling. Pelatihan diikuti dengan praktek langsung pengambilan data di Puskesmas Kuta Badung dengan sasaran rumah tangga yang memiliki balita dan ibu hamil. Pada balita dilakukan pengukuran status gizi (pengukuran berat badan, tinggi badan, dan panjang badan) dan komsumsi gizi (riwayat penyakit dan pola makan). Sedangkan pada ibu hamil dilakukan pengukuran status gizi (berat badan, tinggi badan, lingkar lengan) dan pemantauan konsumsi gizi (riwayat kehamilan, obat, vitamin, pemberian tablet Fe, dan makanan tambahan).

Ft 7Ft 8

Pelaksana pengambilan data oleh masing-masing tim Kabupaten/Kota dimulai dari titik claster yang sudah ditentukan. Jumlah claster ditiap Kabupaten/Kota sebanyak 30 klaster, dan setiap claster diambil data 10 RT Balita dan 10 Bumil. Sehingga total RT Balita dan Bumil di seluruh Propinsi sebanyak 3000 sampel. Pengambilan data dibantu oleh tenaga gizi puskesmas, kader, dan kepala desa setempat. Data yang diperoleh langsung dilakukan entry data dilokasi oleh enumerator yang didampingi oleh supervisor.

Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh data yang berkualitas serta dapat menggambarkan permasalahan gizi di Bali khususnya balita dan ibu hamil. Sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan dan program gizi dan kesehatan bagi masyarakat di Bali.

TAUTAN TERKAIT