Beranda / Berita / Berita Detail

Diklatdas ke-VI PMI Unit Poltekkes Denpasar Lahirkan Relawan Muda yang Solid


Senin, 06 Januari 2020 08:01 am
Bagikan berita ini   
  


WhatsApp Image 2020-01-08 at 08.56.40Secara geografis, Indonesia dan Bali khsusunya termasuk daerah rawan bencana. Misalnya gempa bumi, banjir, longsor, tsunami dan erupsi gunung api. Semua kehendak alam tersebut tidak dapat dihindari, manusia hanya bisa mempersiapkan diri dengan mengasah keterampilan sebelum, saat dan pasca-bencana itu terjadi.

Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai wadah para relawan kemanusiaan terus berkomitmen melahirkan relawan yang tangguh dan solid. Salah satunya dengan membentuk unit-unit PMI di perguruan tinggi. Demikian dikatakan Wakil Ketua II PMI Kota Denpasar I Made Mudra saat membuka Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatdas) PMI Unit Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar di kampus Sidakarya, Sabtu (4/1).

Diklatdas yang berlangsung selama dua hari (4-5/1), di Bumi Perkemahan Tanah Uwuk, Abiansemal, Badung ini diharapkan mengasah kompetensi mahasiswa Poltekkes Denpasar. Apalagi basic mereka adalah mahasiswa jurusan ilmu kesehatan. “Jadi sambil praktik lapangan juga, sekaligus belajar menggembleng mental,” kata Mudra.

Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Denpasar I Nyoman Sujaya, SKM., MPH., juga berharap relawan dari kampus kesehatan ‘plat merah’ itu terus meningkat tiap tahun. Bahkan ia meminta kepada relawan yang sudah lulus juga tidak berhenti membantu sesama manusia.

Sebagai unsur pimpinan institusi, ia mengaku mendukung penuh kegiatan Korps Suka Rela (KSR) PMI Poltekkes dan unit lain, baik dari segi moril dan materiil. “Mahasiswa adalah kaum intelektual yang tidak hanya dituntut cerdas dalam akademik tapi peka terhadap visi kemanusiaan,” tegas Sujaya.

Keterampilan menghadapi bencana, lanjut Sujaya, tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas, tapi yang terpenting menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan orang-orang terdekat. Sehingga semakin banyak orang yang terampil, akan mampu menekan jumlah korban. Mahasiswanya juga diminta menularkan ilmu yang didapat selama diklatdas di lingkungan masing-masing sebagai sarana edukasi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KSR PMI Unit Poltekkes Denpasar Putu Diah Wahyuni didampingi Ketua Panitia Diklatdas Ketut Sastraningsih mengaku senang jumlah anggotanya terus melonjak tiap tahun. Ini membuktikan kesadaran dan kepekaan sosial mahasiswa semakin tinggi.

“Jumlah anggota baru tahun ini 31 orang, meningkat 100 persen jika dipresentasekan dari tahun lalu,” jelas mahasiswa asal Singaraja ini. Selama diklatdas, Diah melanjutkan, anggota baru akan diberikan sejumlah materi tentang kebencanaan, latihan fisik, teknik menghadapi bencana dan memberikan pertolongan kepada korban bencana.

Diah menilai, anggotanya relatif tidak menemui kendala karena mereka berasal dari jurusan kesehatan yang tidak jauh dari visi menolong manusia. Diklatdas ke-VI KSR PMI Poltekkes Denpasar tahun 2019 ini mengusung tema “Membentuk Relawan Muda yang Tanggap, Ceria, Peduli dan Memiliki Rasa Solidaritas Tinggi”. Iapun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada menghadapi cuaca ekstrem akhir-akhir ini. W-009

TAUTAN TERKAIT