Dalam situasi darurat bencana, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak sering kali hanya berfokus pada kuantitas, sementara aspek kualitas dan kandungan gizi kerap terabaikan. Menjawab tantangan tersebut, Poltekkes Kemenkes Denpasar mengambil langkah nyata dengan mengembangkan inovasi menu sehat khusus bagi penyintas bencana.
Inovasi strategis ini diperkenalkan dalam kegiatan Dialog Multipihak: Pertukaran Pengetahuan dan Penguatan Implementasi Kampus Siaga Bencana Berbasis Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) yang berlangsung di Watujimbar, Sanur. Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Poltekkes Kemenkes Denpasar bersama BPBD Provinsi Bali dan LLDikti Wilayah VIII, dengan dukungan penuh dari Program SIAP SIAGA.
Mengatasi Tantangan Gizi di Masa Darurat
Selama ini, bantuan logistik pangan bagi korban bencana cenderung didominasi oleh makanan instan yang tinggi kalori dan natrium (garam), namun rendah nutrisi esensial. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, pola pangan darurat seperti ini berpotensi menurunkan daya tahan tubuh serta meningkatkan risiko perburukan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes di kalangan penyintas.
Melalui riset yang mendalam, tim peneliti Poltekkes Kemenkes Denpasar merancang formulasi menu sehat darurat yang tidak hanya praktis dan aman, tetapi juga kaya nutrisi serta disesuaikan dengan kebutuhan fisiologis berbagai kelompok usia—mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Dosen sekaligus peneliti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Anak Agung Nanak Antarini, SST., MP., menjelaskan bahwa penyusunan menu ini bertujuan untuk membantu masyarakat mempertahankan status gizi, mencegah malnutrisi, serta menekan risiko kesakitan dan kematian selama masa krisis.
“Karena kebutuhan gizi setiap kelompok usia berbeda, maka menu yang kami susun dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan nutrisi masing-masing kelompok,” jelasnya.
Apresiasi dan Penguatan Peran Kampus Siaga Bencana
Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Widnyana, memberikan apresiasi tinggi dan menilai bahwa produk inovasi gizi ini sangat potensial untuk diaplikasikan langsung sebagai pilihan logistik dalam manajemen penanggulangan bencana di Bali.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Poltekkes Kemenkes Denpasar, Komang Ayu Henny Achjar, yang menegaskan pentingnya menjaga mutu asupan pangan di tengah situasi darurat demi melindungi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Dalam forum dialog multipihak yang melibatkan 35 perguruan tinggi calon Kampus Siaga Bencana (KSB), Analis SDM Aparatur Ahli Muda LLDikti Wilayah VIII Bali–NTB, Pande Putu Suryadinata, turut menekankan pentingnya peran institusi pendidikan tinggi. Perguruan tinggi dinilai memiliki kapasitas strategis untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam membangun budaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat.
Menuju Ketahanan Bencana yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pengembangan menu sehat ini berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Krisis Kesehatan, di mana pelayanan gizi menjadi pilar krusial di setiap tahapan bencana—baik pra-krisis, tanggap darurat, maupun pasca-krisis.
Selain itu, seluruh rangkaian program ini turut mengintegrasikan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) untuk memastikan kelompok rentan mendapatkan perhatian khusus dan akses pangan yang layak.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil, Poltekkes Kemenkes Denpasar terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata berbasis ilmu pengetahuan.
Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Bali yang semakin tangguh, sehat, dan siaga dalam menghadapi potensi bencana serta perubahan iklim di masa depan.
Jl. Sanitasi No.1 Sidakarya, DenpasarTelp. (0361) 710447, Fax. (0361) 710448Email : [email protected]
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya, Denpasar Telp. : 0361-720698, 0361-710527
Jl. Gemitir No.72 Denpasar Timur Telp. : 0361-462641, Fax. : 0361-465232