Mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan melaksanakan kegiatan Tirta Yatra pada hari Sabtu, tanggal 3 Desember 2016. Kegiatan ini merupakan kegitan rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh IKM Jurusan Analis Kesehatan. Peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa JAK dan staff dosen/pegawai. Kegiatan ini biasanya dilakukan setiap akhir tahun dengan tujuan sebagai rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sang Hyang Widi Wasa atas karunianya dan berkah-Nya. Selain itu juga memupuk spiritual mahasiswa sebagai salah satu bentuk soft skills, dan mengenal pura-pura yang ada di Bali. Kegiatan ini juga menjadi ajang refresing di akhir semester sebelum menapaki ujian akhis semester. Pada tahun ini, tirta yatra dilakukan pada tiga lokasi pura yaitu Pura Puncak Penulisan, Pura Kahyangan Jagat Batur, dan Pura Kahyangan Besakih. Kegiatan berjalan dengan lancar, walaupun dalam perjalanan diguyur hujan. Pura Puncak Penulisan keberadaannya diatas bukit dengan ketinggian 1.745 meter diatas permukaan laut (dpl). Pura ini sering juga disebut dengan Pura Tegeh ata Pura Pamojan. Fungisnya ialah sebagai tempat untuk melakukan pemujaan terhadap Dewa Siwa yang merupakan manifestasi dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Didalamnya banyak terdapat benda-benda peninggalan masa Megalitikum sampai dengan masuknya peradaban Hindu ke Bali. Pura ini memiliki nilai historis yang tinggi dan beberapa keunikan yang membuatnya berbeda dengan pura lainnya sehingga karenanya banyak orang yang ingin mengunjunginya. Pura Ulun Danur Batur sebagai kahyangan jagat umat Hindu di Bali, dimuliakan sebagai stana Bhatara Wisnu. Pura Batur disebut Pura Pradana sedangkan Pura Besakih disebut Pura Purusa. Di Pura Besakih, Tuhan dipuja untuk menguatkan jiwa kerohanian umat untuk mencapai kebahagiaan spiritual. Sedangkan di Pura Batur, Tuhan dipuja untuk menguatkan spiritual umat dalam membangun kemakmuran ekonomi. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca utama Tri Murti Brahma, Wisnu dan Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur. Selain itu, di pura ini juga terdapat Pura Pedarman / Pura Kawitan (Pura Leluhur) dari warga Bali.
Jl. Sanitasi No.1 Sidakarya, DenpasarTelp. (0361) 710447, Fax. (0361) 710448Email : [email protected]