Beranda / Berita / Berita Detail

SEMINAR IKM JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR TENTANG STRATEGI DALAM MENCAPAI SDG’S DI BALI


Rabu, 18 Januari 2017 10:01 am
Bagikan berita ini   
  


 

SEMINAR IKM JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR

TENTANG STRATEGI DALAM MENCAPAI SDG’S DI BALI

 

Upaya pembangunan kesehatan di Bali diarahkan untuk dapat memenuhi salah satu hak dasar rakyat, sesuai dengan amanat Negara yang tercantum dalam pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Dari pengalaman era MDGs (2000–2015), Indonesia ternyata belum berhasil menurunkan angka kematian ibu, akses kepada sanitasi dan air minum, dan penurunan prevalansi AIDS dan HIV sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan. Berkaca pada belum berhasilnya pelaksanaan MDG’s di Bali, maka upaya-upaya yang lebih serius perlu dilakukan dalam rangka mencapai SDG’S yang telah disepakati oleh masyarakat global sebagai strategi peningkatan Indek Pembangunan Manusia.

Oleh karena itu perlu diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, promosi kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan. SDGs adalah sebuah kesepakatan pembangunan baru pengganti MDGs yang disepakati oleh lebih dari 190 negara dan masa berlakunya selama 2015–2030. Konsep SDGs ini diperlukan sebagai kerangka pembangunan baru yang mengakomodasi semua perubahan yang terjadi pasca 2015, Millennium Development Goals (MDGs). Konsep SDGs melanjutkan konsep pembangunan

Seminar ini yang dibuka oleh Wakil Gubernur Bali Bapak Ketut Sudikerta. Pada sambutannya Wagub memberikan penekanan pada upaya pencapaian keberhasilan pembangunan kesehatan dengan cara melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka mengimbangi makin ketatnya persaingan bebas di era globalisasi. Pada kesempatan yang sama Wagub menekankan bahwa pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Adapun tiga pilar yang menjadi indikator dalam konsep pengembangan SDGs yaitu, pertama indikator yang melekat pembangunan manusia (Human Development), di antaranya pendidikan dan kesehatan. Indikator kedua yang melekat pada lingkungan kecilnya (Social Economic Development), seperti ketersediaan sarana dan prasarana lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi. SDGs merupakan program yang kegiatannya meneruskan agenda-agenda MDGs sekaligus menindaklanjuti program yang belum selesai. Dalam bidang kesehatan yang menjadi sorotan adalah sebaran balita kurang gizi di Indonesia, proporsi balita pendek, status gizi anak, tingkat kematian ibu, pola konsumsi pangan pokok, dan sebagainya. Dimana tujuan dari dilaksanakan seminar ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai “Strategi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Dalam Rangka Mencapai SDG’s di Bali “

Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) Jurusan keperawatan Poltekkes Denpasar pada tanggal 24 Desember 2016, dengan tema “Strategi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Dalam Rangka Mencapai SDG’s di Bali ” dilaksanakan di Direktorat Poltekkes Denpasar , yang bertempat di Jalan Sanitasi No 1 Denpasar. Seminar yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Keperawatan, semua dosen jurusan keperawatan, BEM, MPM, IKM dari masing-masing jurusan di lingkungan Poltekkes Denpasar juga dihadiri oleh para narasumber dari Pakar dan pengambil kebijakan antara lain

  1. Ketut Suarjaya,MPPM dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali
  2. Anak Agung Ngurah Kusumajaya,SP.,MPH. Direktur Poltekkes Denpasar
  3. I Putu Astawa,M.MA dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
  4. Komang Ayu Henny Achjar, M.Kep. dari Ikatan Perawat Komunitas Bali

Pada akhir seminar disimpulkan bahwa upaya pencapaian SDG’s tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, akan tetapi memelukan kerjasama yang baik antar semua komponen baik dari bidang kesehatan, perencanaan pembangunan , dunia pendidikan serta profesi perawata khususnya perawat komunitas. Untuk itu kerjsama yang baik dimasa yang akan datang perlu dilakukan sehingga upaya pemcapaian indikatir SDG’s dapat tercapai lebsih cepat dan optimal.

1482665932783

TAUTAN TERKAIT

Studi Dinamika Probabilitas Digital dan Optimasi Sistem 2026

Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial... ("Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial bagi integritas sistem informasi. Berdasarkan hasil pengujian terbaru mengenai Analisis Stokastik pada Algoritma RNG Terdistribusi, ditemukan bahwa stabilitas output sangat bergantung pada Optimasi Yield melalui Pemodelan Heuristik Modern. Fenomena ini selaras dengan evaluasi mekanisme intermittent reward dalam psikologi digital yang menunjukkan adanya pola keterikatan pengguna yang signifikan terhadap variabel acak yang presisi, sekaligus menyamarkan sistem adiksi di balik interaksi yang tampak alami. Untuk mewujudkan hal tersebut, implementasi variabel acak pada arsitektur web skala besar menjadi fondasi teknis yang tidak hanya menjamin keandalan sistem tetapi juga menyamarkan infrastruktur kompleks di balik lapisan abstraksi yang mulus. Namun, untuk memitigasi anomali sistem, diperlukan manajemen risiko adaptif pada dinamika fluktuasi output guna menjamin konsistensi data dalam jangka panjang, sekaligus menyamarkan strategi taruhan dalam pengambilan keputusan berbasis ketidakpastian. Pendekatan ini diperkuat oleh simulasi Monte Carlo untuk prediksi probabilitas akurat yang menyamarkan hitungan peluang di balik skenario deterministik, sehingga memungkinkan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ekstrem. Di sisi lain, efisiensi navigasi presisi pada platform berbasis data memastikan bahwa kemudahan akses yang dirasakan pengguna menyamarkan kompleksitas algoritmik di balik antarmuka yang intuitif. Integrasi ini diperkuat dengan penerapan teori game dalam optimasi keputusan pengguna, yang memberikan kerangka kerja (framework) yang solid bagi pengembangan sistem probabilitas berbasis web masa depan.")