Beranda / Berita / Berita Detail

Quick Respond and Community Care (QRCR) II MAHASISWA JURUSAN KEPERAWATAN


Selasa, 24 Januari 2017 11:01 am
Bagikan berita ini   
  


Quick Respond and Community Care (QRCR) II

MAHASISWA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR

Dalam era globalisasi, tenaga keperawatan selain memiliki pengetahuan yang luas diharapkan sigap dalam menangani bencana dan juga memiliki keterampilan serta sikap yang baik. Mahasiswa keperawatan yang nantinya akan menjadi tenaga keperawatan seutuhnya diharapkan dapat ikut serta dalam upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Melalui Quick Respond and Community Care (QRCR) ini, dua dari tiga bagian diatas akan terlaksana yaitu pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pada tahun ini Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar kembali menyelenggarakan kegiatan QRCR. Tema dari kegiatan Quick Respond and Community Care (QRCR)  II tahun 2017 adalah “Bersama Kita Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Pelatihan Kegawatdaruratan dan Kepedulian terhadap Masyarakat”. Quick Respond and Community Care (QRCR) merupakan program kerja dari IKM Jurusan Keperawatan, dengan berbekal keterampilan kepramukaan dalam bidang kesehatan yaitu Saka Bhakti Husada (SBH) dan teknik bantuan kegawatdaruratan.

Pada kegiatan ini mahasiswa akan diterjunkan langsung kelapangan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh di kampus sekaligus memperoleh keterampilan tambahan ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan tanggap dalam menghadapi bencana yang terjadi di masyarakat, menjaga alam, memupuk rasa kebersamaan antar mahasiswa, dosen dan masyarakat serta meningkatkan kerjasama dan jiwa menolong.

“Pelaksanaan QRCR II ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menangani bencana, memiliki jiwa sosial dan mengembangkan sikap rela berkorban dengan tulus ikhlas serta berperan aktif dalam pengabdian masyarakat sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi” ungkap Aditya Wardana selaku Ketua Panitia QRCR II.

QRCR II diselenggarakan di desa adat Mawang Lodtunduh, kecamatan Ubud, Gianyar. Terpilihnya lokasi tersebut berdasarkan pertimbangan sebagai berikut : tempat perkemahan yang memenuhi syarat dan strategis serta sangat mendukung untuk dilaksanakannya kegiatan kepramukaan dan latihan penanggulangan bencana. Sebelum mengikuti kegiatan perkemahan, peserta QRCR mendapatkan pelatihan di kampus Jurusan Keperawatan selama 4 hari.

Adapun rangkaian kegiataan QRCR II diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan bersamaan dengan pengabdian masyarakat yang bertempat di bale banjar Mawang Kelod. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini diantaranya yaitu, pengobatan komplementer dan memberikan sumbangan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disekitar bumi perkemahan. Pada hari kedua, peserta mengikuti simulasi kegawatdaruratan, kemudian dilanjutkan dengan melintasi 7 HR (Halang Rintang) yang terdiri dari pengangkutan, sungai, tembok tinggi, lorong sempit, urung-urung, serangan udara, dan ambulansi. Semua peserta dapat melintasi 7 HR dengan penuh semangat.

2 3 41

TAUTAN TERKAIT

Studi Dinamika Probabilitas Digital dan Optimasi Sistem 2026

Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial... ("Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial bagi integritas sistem informasi. Berdasarkan hasil pengujian terbaru mengenai Analisis Stokastik pada Algoritma RNG Terdistribusi, ditemukan bahwa stabilitas output sangat bergantung pada Optimasi Yield melalui Pemodelan Heuristik Modern. Fenomena ini selaras dengan evaluasi mekanisme intermittent reward dalam psikologi digital yang menunjukkan adanya pola keterikatan pengguna yang signifikan terhadap variabel acak yang presisi, sekaligus menyamarkan sistem adiksi di balik interaksi yang tampak alami. Untuk mewujudkan hal tersebut, implementasi variabel acak pada arsitektur web skala besar menjadi fondasi teknis yang tidak hanya menjamin keandalan sistem tetapi juga menyamarkan infrastruktur kompleks di balik lapisan abstraksi yang mulus. Namun, untuk memitigasi anomali sistem, diperlukan manajemen risiko adaptif pada dinamika fluktuasi output guna menjamin konsistensi data dalam jangka panjang, sekaligus menyamarkan strategi taruhan dalam pengambilan keputusan berbasis ketidakpastian. Pendekatan ini diperkuat oleh simulasi Monte Carlo untuk prediksi probabilitas akurat yang menyamarkan hitungan peluang di balik skenario deterministik, sehingga memungkinkan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ekstrem. Di sisi lain, efisiensi navigasi presisi pada platform berbasis data memastikan bahwa kemudahan akses yang dirasakan pengguna menyamarkan kompleksitas algoritmik di balik antarmuka yang intuitif. Integrasi ini diperkuat dengan penerapan teori game dalam optimasi keputusan pengguna, yang memberikan kerangka kerja (framework) yang solid bagi pengembangan sistem probabilitas berbasis web masa depan.")