Quick Respond and Community Care (QRCR) II
MAHASISWA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR
Dalam era globalisasi, tenaga keperawatan selain memiliki pengetahuan yang luas diharapkan sigap dalam menangani bencana dan juga memiliki keterampilan serta sikap yang baik. Mahasiswa keperawatan yang nantinya akan menjadi tenaga keperawatan seutuhnya diharapkan dapat ikut serta dalam upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Melalui Quick Respond and Community Care (QRCR) ini, dua dari tiga bagian diatas akan terlaksana yaitu pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pada tahun ini Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar kembali menyelenggarakan kegiatan QRCR. Tema dari kegiatan Quick Respond and Community Care (QRCR) II tahun 2017 adalah “Bersama Kita Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Pelatihan Kegawatdaruratan dan Kepedulian terhadap Masyarakat”. Quick Respond and Community Care (QRCR) merupakan program kerja dari IKM Jurusan Keperawatan, dengan berbekal keterampilan kepramukaan dalam bidang kesehatan yaitu Saka Bhakti Husada (SBH) dan teknik bantuan kegawatdaruratan.
Pada kegiatan ini mahasiswa akan diterjunkan langsung kelapangan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh di kampus sekaligus memperoleh keterampilan tambahan ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan tanggap dalam menghadapi bencana yang terjadi di masyarakat, menjaga alam, memupuk rasa kebersamaan antar mahasiswa, dosen dan masyarakat serta meningkatkan kerjasama dan jiwa menolong.
“Pelaksanaan QRCR II ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menangani bencana, memiliki jiwa sosial dan mengembangkan sikap rela berkorban dengan tulus ikhlas serta berperan aktif dalam pengabdian masyarakat sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi” ungkap Aditya Wardana selaku Ketua Panitia QRCR II.
QRCR II diselenggarakan di desa adat Mawang Lodtunduh, kecamatan Ubud, Gianyar. Terpilihnya lokasi tersebut berdasarkan pertimbangan sebagai berikut : tempat perkemahan yang memenuhi syarat dan strategis serta sangat mendukung untuk dilaksanakannya kegiatan kepramukaan dan latihan penanggulangan bencana. Sebelum mengikuti kegiatan perkemahan, peserta QRCR mendapatkan pelatihan di kampus Jurusan Keperawatan selama 4 hari.
Adapun rangkaian kegiataan QRCR II diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan bersamaan dengan pengabdian masyarakat yang bertempat di bale banjar Mawang Kelod. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini diantaranya yaitu, pengobatan komplementer dan memberikan sumbangan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disekitar bumi perkemahan. Pada hari kedua, peserta mengikuti simulasi kegawatdaruratan, kemudian dilanjutkan dengan melintasi 7 HR (Halang Rintang) yang terdiri dari pengangkutan, sungai, tembok tinggi, lorong sempit, urung-urung, serangan udara, dan ambulansi. Semua peserta dapat melintasi 7 HR dengan penuh semangat.
Jl. Sanitasi No.1 Sidakarya, DenpasarTelp. (0361) 710447, Fax. (0361) 710448Email : [email protected]