Beranda / Berita / Berita Detail

Poltekkes Kemenkes Denpasar Kembangkan “Health Tourism”


Kamis, 28 November 2019 08:11 am
Bagikan berita ini   
  


Poltekkes Kemenkes Denpasar Kembangkan “Health Tourism”

DENPASAR-

WhatsApp Image 2019-11-12 at 20.57.10Akademisi sekaligus Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar AA Ngurah Kusumajaya, SP., MPH., berpendapat, Bali berpotensi besar mengembangkan pariwisata kesehatan (health tourism) seperti halnya Tiongkok dan Thailand.
Dengan kekayaan budaya yang dimiliki, termasuk budaya pengobatan tradisional (usada) ditambah dukungan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster yang getol menghidupkan atmosfer budaya Bali, membuat peluang ‘health tourism’ makin terbuka lebar.
“Kita tahu bahwa Bali dikenal dengan kekayaan budayanya. Misalnya tentang usada. Banyak sekali ada di Bali, yang sudah dipatenkan saja lebih dari 20 buah,” kata AA Kusumajaya di Denpasar, belum lama ini.

Layanan kesehatan tradisonal bagi wisatawan, menurut dia, merupakan salah satu kebutuhan pokok yang mesti disiapkan. Jika sudah berjalan dengan baik, maka layanan kesehatan ini akan mampu menciptakan pariwisata Bali yang berkualitas.

Pria yang menempuh pendidikan kesehatan lanjutan di Australia ini memprediksi, tren pola layanan kesehatan ke depan akan bergeser dari konvensional ke tradisional. Salah satu penyebabnya yakni meningkatnya kesadaran masyarakat dunia akan efek samping obat kimia dalam jangka panjang.

Layanan kesehatan tradisonal akan ada di setiap unit pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas, klinik hingga rumah sakit sebagai alternatif bagi pasien. Dan ia sangat yakin, pasien akan cenderung memilih layanan kesehatan tradisional atau mengolaborasikan keduanya.

Sebagai pimpinan Institusi pendidikan kesehatan, ia melihat hal ini sebagai peluang sekaligus tantangan. Oleh karena itu, Poltekkes Denpasar telah mengusulkan Program Studi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional Indonesia. “Semoga tahun depan sudah keluar (izin-nya) dan kita sudah menerima mahasiswa baru,” harapnya.

Pemerintah pusat, melalui Kementerian Kesehatan, menurutnya juga mendukung penuh pelestarian kesehatan tradisional dengan membuka peluang prodi kesehatan tradisional di lembaga pendidikan kesehatan.

TAUTAN TERKAIT

Studi Dinamika Probabilitas Digital dan Optimasi Sistem 2026

Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial... ("Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial bagi integritas sistem informasi. Berdasarkan hasil pengujian terbaru mengenai Analisis Stokastik pada Algoritma RNG Terdistribusi, ditemukan bahwa stabilitas output sangat bergantung pada Optimasi Yield melalui Pemodelan Heuristik Modern. Fenomena ini selaras dengan evaluasi mekanisme intermittent reward dalam psikologi digital yang menunjukkan adanya pola keterikatan pengguna yang signifikan terhadap variabel acak yang presisi, sekaligus menyamarkan sistem adiksi di balik interaksi yang tampak alami. Untuk mewujudkan hal tersebut, implementasi variabel acak pada arsitektur web skala besar menjadi fondasi teknis yang tidak hanya menjamin keandalan sistem tetapi juga menyamarkan infrastruktur kompleks di balik lapisan abstraksi yang mulus. Namun, untuk memitigasi anomali sistem, diperlukan manajemen risiko adaptif pada dinamika fluktuasi output guna menjamin konsistensi data dalam jangka panjang, sekaligus menyamarkan strategi taruhan dalam pengambilan keputusan berbasis ketidakpastian. Pendekatan ini diperkuat oleh simulasi Monte Carlo untuk prediksi probabilitas akurat yang menyamarkan hitungan peluang di balik skenario deterministik, sehingga memungkinkan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ekstrem. Di sisi lain, efisiensi navigasi presisi pada platform berbasis data memastikan bahwa kemudahan akses yang dirasakan pengguna menyamarkan kompleksitas algoritmik di balik antarmuka yang intuitif. Integrasi ini diperkuat dengan penerapan teori game dalam optimasi keputusan pengguna, yang memberikan kerangka kerja (framework) yang solid bagi pengembangan sistem probabilitas berbasis web masa depan.")