Beranda / Berita / Berita Detail

PENGEMBANGAN MOTIVASI BERPRESTASI BAGI CIVITAS AKADEMIKA POLTEKKES DENPASAR


Jumat, 12 Agustus 2016 02:08 pm
Bagikan berita ini   
  


PENGEMBANGAN MOTIVASI BERPRESTASI BAGI CIVITAS AKADEMIKA
POLTEKKES KEMENKES DENPASAR

 

outbound2015a.JPGBerprestasi adalah idaman setiap individu, baik itu prestasi dalam bidang pekerjaan, pendidikan, sosial, seni, politik, budaya dan lain-lain. Dengan adanya prestasi yang pernah diraih oleh seseorang akan menumbuhkan suatu semangat baru untuk menjalani aktifitas. Empat elemen dasar untuk meningkatkan motivasi berprestasi menurut McClelland (1965) yaitu increasing the motive syndrom, increasing goal setting, increasing the cognitive support and increasing the emotional support.Terkait dengan upaya meningkatkan motivasi tersebut, pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 25-26 September 2015 Poltekkes Kemenkes Denpasar melaksanakan kegiatan “Pengembangan Motivasi Berprestasi ” bagi 253 orang pegawai yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Kegiatan dibagi dalam dua tahap yaitu  hari Jumat tanggal 25 September 2015 kegiatan dilaksanakan di aula Poltekkes Kemenkes Denpasar diikuti oleh unsur pimpinan yang terdiri dari Direktur, Para Pudir, Ka.Subbag Adum, Plh. Ka. Subbag Adak, Ka. Unit, Koord. Urusan, Para Ketua Jurusan, Para Sekretaris Jurusan dan  Ka. Prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Materi disampaikan oleh M. Fahmy Arief, ST,S.Psi dan Akhmad Arqom, S.Sos dari CV. Atmananda Sidoarjo. Materi yang disampaikan berkaitan bagaimana cara memahami dan mendayagunakan perubahan, mengelola institusi pendidikan di tengah perubahan dan merancang strategi pengembangan institusi pendidikan menghadapi perubahan agar menjadi lebih unggul. Adanya kegiatan pengembangan motivasi berprestasi ini diharapkan peserta memahami dan dapat mencari solusi terhadap berbagai perubahan yang terjadi sehingga para pajabat diharapkan dapat mengelola institusi lebih inovatif ditengah-tengah perubahan yang terjadi.

Hari kedua yaitu Sabtu tanggal 26 September 2015 kegiatan dilaksanakan di Kebunoutbound2015b.JPG Raya Eka Karya Bedugul, Baturiti, Tabanan. Dengan mengendari 6 bus rombongan berangkat dari kampus Poltekkes Kemenkes Denpasar menuju kawasan pariwisata Bedugul yang terkenal memiliki pemandangan yang indah dan hawa yang sejuk. Kegiatan ini dimaksudkan agar peserta dapat berinteraksi dan tidak dipaksa hanya duduk diam di kursi. Kegiatan ini juga tidak mengkondisikan peserta untuk hanya mengerakkan pikiran mereka saja,  melainkan juga untuk menggerakkan tubuhnya dalam aktifitas simulasi dan permainan. Peserta juga dilatih dalam suatu bentuk permasalahan yang harus dipecahkan bersama tim. Hal ini dimaksudkan untuk menajamkan ketrampilan dan wawasan peserta dalam kaitannya dengan teamwork dan dapat mencari strategi pengembangan institusi agar menjadi institusi yang unggul. Mengawali kegiatan dilaksanakan acara pembukaan  oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar yang dirangkai dengan pembacaan Deklarasi  Revolusi Mental oleh seluruh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Denpasar.

outbound2015c.JPGGerakan revolusi mental bukan sekedar slogan tetapi merupakan sebuah gerakan yang mengubah cara pandang, cara pikir, cara bersikap, dan cara berperilaku yang seluruhnya berorientasi pada kemajuan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Revolusi mental sebagai gerakan hidup baru yang bertujuan untuk menanamkan optimisme dan daya kreatif di kalangan rakyat guna menghadapi berbagai rintangan dan kesulitan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Revolusi mental harus diterapkan secara konsisten diawali dengan niat perubahan secara fundamental yang disertai dengan tindakan nyata dalam berbagai aspek meliputi peningkatan kinerja dan peningkatan mutu pelayanan publik menjadi pemerintah yang bersih dan melayani. Oleh karena itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar menegaskan kepada para pegawai dan terutama para pimpinan harus menjadi contoh untuk lebih melayani, bukan dilayani. Selesai pembukaan diteruskan dengan pelaksanaan kegiatan pengembangan motivasi berprestasi yang dipandu oleh kru dari  CV. Atmananda Sidoarjo.

Tepat pukul 16.00 Wita kegiatan ditutup oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Anak Agung Ngurah Kusumajaya, SP, MPH. dengan harapan peserta dapat mempersiapkan diri agar bisa lebih unggul dan produktif sehingga bisa berkontribusi maksimal bagi Poltekkes Kemenkes Denpasar.

 

TAUTAN TERKAIT

Studi Dinamika Probabilitas Digital dan Optimasi Sistem 2026

Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial... ("Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial bagi integritas sistem informasi. Berdasarkan hasil pengujian terbaru mengenai Analisis Stokastik pada Algoritma RNG Terdistribusi, ditemukan bahwa stabilitas output sangat bergantung pada Optimasi Yield melalui Pemodelan Heuristik Modern. Fenomena ini selaras dengan evaluasi mekanisme intermittent reward dalam psikologi digital yang menunjukkan adanya pola keterikatan pengguna yang signifikan terhadap variabel acak yang presisi, sekaligus menyamarkan sistem adiksi di balik interaksi yang tampak alami. Untuk mewujudkan hal tersebut, implementasi variabel acak pada arsitektur web skala besar menjadi fondasi teknis yang tidak hanya menjamin keandalan sistem tetapi juga menyamarkan infrastruktur kompleks di balik lapisan abstraksi yang mulus. Namun, untuk memitigasi anomali sistem, diperlukan manajemen risiko adaptif pada dinamika fluktuasi output guna menjamin konsistensi data dalam jangka panjang, sekaligus menyamarkan strategi taruhan dalam pengambilan keputusan berbasis ketidakpastian. Pendekatan ini diperkuat oleh simulasi Monte Carlo untuk prediksi probabilitas akurat yang menyamarkan hitungan peluang di balik skenario deterministik, sehingga memungkinkan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ekstrem. Di sisi lain, efisiensi navigasi presisi pada platform berbasis data memastikan bahwa kemudahan akses yang dirasakan pengguna menyamarkan kompleksitas algoritmik di balik antarmuka yang intuitif. Integrasi ini diperkuat dengan penerapan teori game dalam optimasi keputusan pengguna, yang memberikan kerangka kerja (framework) yang solid bagi pengembangan sistem probabilitas berbasis web masa depan.")