Beranda / Berita / Berita Detail

Pendampingan Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK di Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar


Jumat, 03 November 2023 08:11 pm
Bagikan berita ini   
  


IMG_7730Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar  mengikuti Pendampingan Budaya Kerja BerAKHLAK, Jumat, 03 Nopember 2023 di Ruang Rapat 1 Poltekkes Kemenkes Denpasar.  Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Denpasar Ni Luh Kompyang Sulisna Dewi, M.Kep.Ns., Sp. Kep.An, mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar. Turut hadir dalam kegiatan ini, para Wakil Direktur, Ketua SPI dan Sekretaris, Para Ka,Subbag, Para Kepala Pusat, Para Kepala Unit, Bagian Akademik, Kepegawaian, Kemahasiswaan, Umum, Keuangan dan Humas Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Kompyang Sulisna Dewi menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan penguatan ini bertujuanIMG_7754 agar para ASN dilingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam melaksanakan tugasnya menerapkan nilai nilai BerAKHLAK, sehingga dapat memberikan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi lebih baik lagi, sehingga tujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Poltekkes Kemenkes Denpasar dapat terwujud tambahnya.

Narasumber kegiatan ini adalah Bapak Ahmad Muhidin, Analis Kebijakan Ahli Muda dari Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Kemenkes RI. Dalam paparananya, Muhidin mengingatkan Core Values ASN BerAKHLAK diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2021 bersamaan dengan peluncuran employer branding “Bangga Melayani Bangsa”. BerAKHLAK adalah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. “Kita tahu ada upaya pemerintah, di bawah Pak Jokowi untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi. Dan untuk merealisasikan itu kita sudah mempunyai Core Values terbaru, yang kemudian dikenal dengan nama BerAKHLAK,” kata Muhidin. Core values ASN ini menjadi titik tonggak penguatan ASN, baik di pusat maupun daerah. Semangat dari penyeragaman core values ini adalah untuk membangun kesadaran, pemahaman hingga akhirnya implementasi budaya kerja sesuai core values, menjadi mindset seluruh ASN dalam menjalankan tugasnya.

IMG_7818Muhidin mengingatkan kembali makna dari Core Values ASN Berakhlak, yakni Berorientasi Pelayanan, artinya ASN dituntut memahami dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan dan solutif serta dapat diandalkan. Kemudian, akuntabel yang bermakna bahwa seorang ASN harus dapat melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. “ASN juga harus kompeten, artinya mampu meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah-ubah,” ungkap Muhidin. Selanjutnya, Harmonis, artinya setiap ASN harus bisa menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Lalu core values Loyal, yang mana seorang ASN harus bisa memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945, setiap pada NKRI serta pemerintahan yang sah.  “Terakhir, Adaptif dan Kolaboratif yang bermakna seorang ASN mampu untuk cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas,” jelasnya.

Melalui implementasi Core Values BerAKHLAK, Ahmad Muhidin meyakini reformasi birokrasi di Kementerian Kesehatan dapat diwujudkan. ASN adalah profesi yang bangga dalam melayani bangsa.

Dengan kebanggaan tersebut, diharapkan ASN juga harus mampu menyeimbangkan harapan dan ekspektasi organisasi terhadap dirinya, dengan terus meningkatkan kinerja secara terus menerus, selalu belajar untuk meningkatkan kapasitas, dan menyesuaikan perilaku dengan core values.

TAUTAN TERKAIT

Studi Dinamika Probabilitas Digital dan Optimasi Sistem 2026

Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial... ("Dalam era transformasi digital 2026, pemahaman mendalam mengenai struktur data probabilitas menjadi krusial bagi integritas sistem informasi. Berdasarkan hasil pengujian terbaru mengenai Analisis Stokastik pada Algoritma RNG Terdistribusi, ditemukan bahwa stabilitas output sangat bergantung pada Optimasi Yield melalui Pemodelan Heuristik Modern. Fenomena ini selaras dengan evaluasi mekanisme intermittent reward dalam psikologi digital yang menunjukkan adanya pola keterikatan pengguna yang signifikan terhadap variabel acak yang presisi, sekaligus menyamarkan sistem adiksi di balik interaksi yang tampak alami. Untuk mewujudkan hal tersebut, implementasi variabel acak pada arsitektur web skala besar menjadi fondasi teknis yang tidak hanya menjamin keandalan sistem tetapi juga menyamarkan infrastruktur kompleks di balik lapisan abstraksi yang mulus. Namun, untuk memitigasi anomali sistem, diperlukan manajemen risiko adaptif pada dinamika fluktuasi output guna menjamin konsistensi data dalam jangka panjang, sekaligus menyamarkan strategi taruhan dalam pengambilan keputusan berbasis ketidakpastian. Pendekatan ini diperkuat oleh simulasi Monte Carlo untuk prediksi probabilitas akurat yang menyamarkan hitungan peluang di balik skenario deterministik, sehingga memungkinkan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ekstrem. Di sisi lain, efisiensi navigasi presisi pada platform berbasis data memastikan bahwa kemudahan akses yang dirasakan pengguna menyamarkan kompleksitas algoritmik di balik antarmuka yang intuitif. Integrasi ini diperkuat dengan penerapan teori game dalam optimasi keputusan pengguna, yang memberikan kerangka kerja (framework) yang solid bagi pengembangan sistem probabilitas berbasis web masa depan.")