Kontribusi Poltekkes Denpasar Terhadap Pembangunan Bali
“Peneliti harus bekerja sama dengan para penentu kebijakan dan praktisi mulai dari penetapan agenda riset sampai dengan penyusunan protokol penelitian, sehingga hasil penelitian dapat memperkuat pencapaian pelaksanaan program kesehatan yang ada menjadi lebih efisien, bermutu, adil dan berkesinambungan.”
Link And Match Penelitian Kesehatan dalam Menunjang Program Kesehatan di Provinsi Bali bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil karya penelitian dosen Poltekkes Denpasar dalam menunjang program kesehatan di Provinsi Bali. Pada kenyataannya banyak pemanfaatan publikasi ilmiah untuk masukan kebijakan oleh penentu kebijakan banyak mengalami kendala, karena perbedaan paradigma dunia penentu kebijakan dan dunia peneliti.Diperlukan suatu upaya untuk menjembatani riset/penelitian dengan kebijakan kesehatan, agar probabilitas pemanfaatan hasil penelitian menjadi meningkat.
Mengapa program ini diperlukan?
Penelitian di Poltekkes Denpasar merupakan kegiatan Tridharma PT yang wajib dilakukan dosen yang berjumlah 122 orang. Setiap tahun tersedia biaya penelitian yang besar dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), sebesar 1,6 miliar untuk 69 penelitian (2016) dan PAGU Indikatif tahun 2017 direncanakan hampir dua kali lipat yaitu sekitar 3 miliar lebih.
Penelitian kesehatan idealnya dapat memberikan masukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengetahuan lain yang diperlukan untuk menunjang pembangunan kesehatan. Dalam menjebatani riset/penelitian dengan kebijakan kesehatan tampaknya publikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah tidak mempunyai dampak langsung kepada kebijakan, namun hanya memberi tambahan koleksi pada stok ilmu pengetahuan. Agar probabilitas pemanfaatan hasil penelitian menjadi meningkat, maka peneliti dan penentu kebijakan dan praktisi, harus duduk bersama pada tahap pertama untuk identifikasi topik penelitian dan pertanyaan penelitian yang dibutuhkan, dan tahap kedua dalam penyampaian hasil penelitian dalam format forum kebijakan, dan bukan hanya seminar ilmiah antar-peneliti.
Apa manfaat program?
Pelaksanaan program Link and Match Penelitian Kesehatan ini memberikan manfaat baik bagi Dinas Kesehatan, Poltekkes Denpasar dan masyarakat luas.
Bagi Pelaksana Program (Dinas Kesehatan)
– Tersedianya informasi kesehatan yang diperlukan bidang keperawatan, kebidanan, gizi, kesehatan lingkungan, keperawatan gigi dan analisis kesehatan (evidence base)
– Perencanaan kebutuhan penelitian Dinkes terintegrasi dengan milestones penelitian poltekkes
– Hasil penelitian akan didesiminasi dan disosialisasikan ke masyarakat
Bagi Poltekkes Denpasar
– Meningkatkan kinerja penelitian dosen
– Pengembangan topik dan pertanyaan penelitian
– Peningkatan kemampuan penelitian dosen melalui workshop pemetaan topik penelitian, workshop proposal, workshop penulisan policy brief
– Partnership/kerjasama (branding diri)
Bagi Masyarakat Luas
– Memperoleh informasi kesehatan melalui media radio, website, media sosial
– Mendapat pelayanan kesehatan yang lebih optimal
Milestone/Pentahapan
Tujuan Jangka Pendek (Juni-Juli 2016) adalah mensosialisasikan dan membangun komitmen bersama untuk menjalankan program link and match penelitian kesehatan melalui sosialisasi dan rapat koordinasi.
a. Mensosialisasikan program Link and Match Penelitian Kesehatan kepada Dosen Poltekkes Denpasar untuk menunjang pelaksanaan program kesehatan di Provinsi Bali.
b. Membangun komitmen internal bersama struktural dan dosen Poltekkes Denpasar tentang pelaksanaan proyek perubahan.
c. Membangun komitmen eksternal bersama pemangku kebijakan dan pelaksana program Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam pelaksanan program Link and Match Penelitian Kesehatan.
d. Membuat Memorandum of Understanding (MOU) dengan pemangku kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi Bali tentang pelaksanaan program Link and Match Penelitian untuk menunjang pelaksanaan program kesehatan di Provinsi Bali.
e. Menentukan program-program prioritas kesehatan di Provinsi Bali.
f. Menentukan informasi kesehatan yang dibutuhkan pemangku kebijakan dan pelaksana program kesehatan di Provinsi Bali.
g. Mensosialisasikan program-program prioritas kesehatan dan informasi kesehatan yang dibutuhkan pemangku kebijakan Dinkes Provinsi Bali kepada para dosen sebagai bahan mengembangkan topik dan pertanyaan penelitian.
h. Membuat draft master plan kebutuhan penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Bali
Tujuan Jangka Menengah (Akhir 2016-2017) adalah memperkuat pelaksanaan dan jejaring (partnership) program link and match, serta memperkuat kemampuan dosen dalam kegiatan penelitian.
a. Menyusun petunjuk teknis dan SOP pelaksanaan penelitian dosen berbasis link and match dengan program kesehatan
b. Membuat MOU antara Poltekkes Denpasar dengan Radio tentang penyiaran hasil penelitian Link and Match dosen dengan pembuatan radio spot bagi masyarakat.
c. Menyelenggarakan workshop pemetaan penelitian dosen Poltekkes dalam menunjang program kesehatan
d. Menyelenggarakan workshop pembuatan proposal penelitian berbasis proses link and match dengan kebutuhan kebijakan program kesehatan
e. Menyelenggarakan workshop bagi dosen Poltekkes untuk membuat policy brief hasil karya penelitian
f. Finalisasi master plan kebutuhan penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Bali
g. Mensosialisasikan proyek perubahan ke Bapeda Bali sebagai penguatan pentingnya Link and Match penelitian kesehatan untuk menunjang program kesehatan di Provinsi Bali.
Tujuan jangka Panjang (2018-2019) adalah melakukan kegiatan desiminasi dan sosialisasi hasil penelitian dosen berbasis link and match dan publikasi jurnal.
a. Menyelenggarakan desiminasi dan sosialisasi hasil penelitian kesehatan bagi pemangku kebijakan dan pelaksana program kesehatan di Provinsi Bali.
b. Menyelenggarakan Diskusi komprehensif hasil penelitian berbasis link and match dalam menunjang program kesehatan di Provinsi Bali.
c. Menyelenggarakan seminar best practice hasil penelitian kesehatan dalam menunjang program kesehatan di tingkat nasional/internasional.
d. Mempublikasikan hasil penelitian dosen Poltekkes Denpasar pada website untuk diakses oleh masyarakat luas.
e. Mempublikasikan hasil penelitian dosen melalui media radio dengan membuat radio spot yang mudah dipahami masyarakat.
f. Mempublikasikan hasil penelitian link and match dosen pada media sosial seperti facebook, instagram, twitter.
g. Publikasi hasil penelitian kesehatan pada jurnal internasional terindeks scopus.
Siapa saja Stakeholder yang terlibat?
Melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal.
Stakeholder Internal
1) Kepala Badan PPSDM Kesehatan
2) Mentor/Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan
3) Project Leader
4) Wakil Direktur Bidang Akademik
5) Ketua Jurusan di lingkungan Poltekkes Denpasar
6) Ketua Progran Studi di Lingkungan Poltekkes Denpasar
7) Ketua Pusat Kajian Pembangunan Kesehatan
8) Kepala Unit Penelitian
9) Kepala Sub Unit Penelitian Jurusan
10) Dosen Poltekkes Denpasar
11) Kasubbag Adak
12) Kasubag Adum
Stakeholder Eksternal
1) Sekretaris Jenderal
2) Badan Litbang Kemenkes
3) Ketua Bapeda Provinsi Bali
4) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali
5) Universitas/PT Kesehatan di Bali
6) Media massa (website, radio)
7) Bank BPD Bali
Apa target yang akan dicapai?
1. 80% dosen tersosialisasikan program Link and Match Penelitian Kesehatan
2. Ditandatanganinya nota kesepahaman (MOU) antara Dinas Kesehatan dan Poltekkes Denpasar
3. 80% dosen mengikuti workshop pemetaan penelitian, penulisan proposal, policy brief
4. Tersusunnya master plan kebutuhan Dinkes dan Poltekkes Denpasar
5. 30% penelitian poltekkes berbasis kebutuhan pelaksana program
6. 10% hasil penelitian digunakan untuk menunjang program kesehatan
7. Terlaksananya desiminasi dan sosialisasi hasil penelitian
8. Publikasi hasil penelitian melalui radio, website dan media sosial untuk masyarakat umum
9. Diskusi komprehensif
10. Seminar best practice hasil penelitian
11. Publikasi jurnal internasional
Jl. Sanitasi No.1 Sidakarya, DenpasarTelp. (0361) 710447, Fax. (0361) 710448Email : [email protected]