Beranda / Berita / Berita Detail

Pencegahan Stunting menjadi fokus pelaksanaan KKN IPE Poltekkes Denpasar tahun 2022


Rabu, 12 Januari 2022 01:01 pm
Bagikan berita ini   
  


Setiap profesi kesehatan tetap memiliki standar kompetensi profesinya masing-masing dan wajib menghasilkan lulusan yang memenuhi standar. Domain kompetensi kolaborasi interprofesi yang diharapkan, bagaimana tenaga kesehatan mampu bekerja sama dengan baik menggunakan konsep patient centered dan tetap menjaga keselamatan pasien, mampu melakukan refleksi kritis dan mentransformasikan pembelajaran interprofesi ke dunia kerja (praktik), memahami perspektif stereotip dari profesi kesehatan yang lain dan menghargainya, mampu menjadi ketua tim(team leader) ataupun anggota tim (team member), mengetahui batasan-batasan profesi dalam kinerja tim, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing profesi, mampu beropini atau berpendapat dengan rekan sejawat sesama atau berlainan profesi, serta mampu menjadi pendengar dan memberikan umpan balik yang asertif.

Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi bidang kesehatan mempunyai 6 jurusan (keperawatan, kesehatan lingkungan, kebidanan, gizi, kesehatan gigi, teknologi laboratorium medis), dalam melakukan penanganan kasus memerlukan suatu bentuk pembelajaran  bagi mahasiswa dari berbagai profesi berupa kegiatan Interprofessional Education (IPE) Untuk itu dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Interprofessional Education (IPE) dengan menjadikan pasien / klien / komunitas menjadi “center” dari penerapan IPE.

 

Dr. Dr. Komang Ayu Henny Achjar, SKM. M.Kep.Sp.Kom selaku ketua panitia KKN IPE melaporkan KKN IPE kali ini mengangkat tema “Penguatan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting pada Masa Adaptasi Kehidupan Baru Covid 19”. KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar Tahun 2022 ini melibatkan 519 mahasiswa tingkat akhir dari seluruh prodi di Poltekkes Kemenkes Denpasar, yang terdiri dari mahasiswa Diploma Tiga sebanyak 384 orang dan Sarjana Terapan sebanyak 135 orang, yang berasal dari enam jurusan yaitu Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Gigi,Teknologi Laboratorium Medis. Mahasiswa dibagi berdasarkan 13 lokasi wilayah berkelanjutan yang berada dilima kabupaten/kota di wilayah Provinsi Bali yaitu kabupaten Karangasem, Gianyar, Denpasar, Klungkung danTabanan.

KKN IPE akan dilaksanakan pada tanggal 10 Januari s.d. 5 Februari 2022, yang diawali dengan kegiatan pembekalan tanggal 10 -14 Januari 2022. KKN IPE kali ini difokuskan pada pencegahan stunting, dilakukan secara daring dan luring.

Dalam pembekalan KKN IPE disampaikan profil kesehatan Provinsi Bali oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Bali, profil kesehatan Kota Denpasar oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, profil kesehatan Kabupaten Klungkung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung profil kesehatan Karangasem oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem profil kesehatan Kabupaten Gianyar oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar profil kesehatan Kabupaten Tabanan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan serta Program Kegiatan Pencegahan dan Penanganan Stunting oleh Kepala BKKBN Provinsi Bali

Direktur Poltekkes Kemenkes  Denpasar Dr. Anak Agung Ngurah Kusumajaya, SP.,MPH dalam acara pembukaan KKN IPE tahun 2022 menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia sehingga terlaksananya kegiatan KKN IPE ini.

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) IPE ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk terjun langsung memecahkan masalah kesehatan masyarakat terkait pencegahan stunting melalui strategi pemberdayaan (empowering) keluarga dengan tujuan memandirikan keluarga sesuai kemampuan dan sumber daya yang ada, parthnership baik lintas sektoral maupun lintas program, membangun jejaring (networking) dan health education untuk memecahkan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan kolaboratif tambahnya

WhatsApp Image 2022-01-11 at 18.07.07 (2)WhatsApp Image 2022-01-11 at 18.07.07 (1)

WhatsApp Image 2022-01-11 at 18.07.09

TAUTAN TERKAIT