KAMI CIVITAS AKADEMIKA JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA PAGERWESI BAGI UMAT HINDU YANG MERAKAN.
Jurusan Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu dari enam jurusan yang terdapat di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar. Jurusan Kesehatan Lingkungan memiliki dua program studi yaitu program studi Sanitasi atau Diploma III dan program studi Sanitasi Lingkungan atau Sarjana Terapan. Jurusan Kesehatan Lingkungan merupakan jurusan tertua yang ada di Poltekkes Kemenkes Denpasar yang pertama kali dibuka pada tahun 1984 dengan nama Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi (APK-TS).
Jurusan Kesehatan Lingkungan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup manusia dengan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, aman serta terhindar dari berbagai macam penyakit. Prinsip dari Jurusan Kesehatan Lingkungan yaitu melakukan pemantauan, pengawasan hingga tindakan langsung terkait hal-hal yang mengganggu keseimbangan kesehatan lingkungan. Dengan begitu tentu dibutuhkan sumber daya manusia yang handal dan berkompeten.
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar turut serta mengantar mahasiswanya dalam mengenal, mengawasi dan melakukan pemantauan terkait kesehatan lingkungan di sektor pariwisata yang dimana dengan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di hotel. Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah suatu proses pemberian pengalaman kerja secara langsung dan nyata di lapangan, dimana mahasiswa akan menerapkan teori dan praktek yang telah didapatkan selama menempuh beberapa mata kuliah di kelas.
Praktek Kerja Lapangan di hotel ini dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan yang tengah menempuh semester 5 yang berjumlah sebanyak 44 mahasiswa yang dibagi menjadi 5 kelompok. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Hotel berlangsung sesuai kalender akademik 2023/2024 yaitu pada tanggal 4 September s/d 25 November 2023 dimana dilakukan secara komprehensif untuk enam mata kuliah yaitu: STTU dan Pariwisata; Penyehatan Makanan & Minuman – B; Penyehatan Air – B; Pengelolaan Limbah Cair – B; Penyehatan Udara – B; dan Sanitasi Hotel yang akan diterapkan oleh mahasiswa dengan metode observasi, diskusi, demonstrasi dan pengambilan dokumentasi sesuai dengan mata kuliah yang telah disebutkan sebelumnya. Adapun hotel-hotel yang ditunjuk sebagai tempat mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar Melakukan Praktek Kerja Lapangan yaitu: Sanctoo Suites & Villas; Adiwana Dara Ayu; Arma Museum & Resort; Black Penny Ubud; dan Adiwana Kamania.
Selain itu, Praktek Kerja Lapangan di Hotel bertujuan untuk mengetahui apakah hotel tempat mahasiswa melakukan Praktek Kerja Lapangan Ttersebut sudah sesuai dengan peraturan mengenai sanitasi hotel Permenkes No 80 Tahun 1990 tentang Persyaratan Kesehatan Hotel dimana peraturan tersebut sudah dirancang memenuhi persyaratan untuk kesehatan hotel yang akan mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan pekerja hotel serta wisatawan. Dalam Praktek Kerja Lapangan Hotel ini mahasiswa melakukan pengisian Checklist dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Makanan dan Minuman.
Kegiatan sanitarian pada hotel sangat banyak manfaatnya bagi hotel namun masih banyak yang belum mengetahui hal tersebut dimana diharapkan dapat memberikan peranan jaminan kebersihan baik dalam maupun luar hotel secara kasat mata ataupun yang tidak kasat mata secara bakteriologis, kimia dan lainnya dari segala aspen bangunan, makanan, lingkungan, air.
Praktik Kerja Lapangan yang sudah didsusun sedemikian rupa ini juga sebuah upaya yang dilakukan oleh Jurusan Kesehatan Lingkungan untuk meningkatkan berkembangnya lapangan kerja bagi lulusan sanitarian nantinya dimana diharapkan untuk sanitarian mendapatkan posisi di industri perhotelan dan memantapkan tugas sanitarian yaitu sebagai pemantauan atau pengawasan hygiene sanitasi dari perhotelan, bias juga dalam pembinaan K3 di perhotelan atau posisi lainnya yang berhubungan dengan sanitasi.
(Radar Kesling) Denpasar, 22 September 2023 – Keluarga besar Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, bergabung dalam perayaan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun 2023, yang jatuh pada tanggal 26 September 2023. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan sehat bagi kesejahteraan masyarakat.
Pagi ini, para dosen, staf, dan mahasiswa dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar berkumpul di lapangan kampus dan dihadiri oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar beserta jajaran untuk mengikuti acara peringatan. Direktur dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakit Direktur II (Ida Bagus Made Putra Mahendra, S.Kom, M.P.H.). Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan (I Wayan Jana, SKM., M.Si) dalam sambutannya menyampaiakan bahawa peringatan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun 2023 merupakan salah satu program kerja dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan. Segala rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun ini selain bertujuan untuk peringatan tiap tahunnya, juga ditekankan bahwa peringatan tahun ini merupakan ajang pengembangan kreatifitas mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan dalam mengemas sebuah acara serta merupakan ajang pengenalan Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar pada masyarakat.
Adapun beberapa kegiatan yang telah terlaksana dalam serangkaian Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia Tahun 2023 yang telah berlangsung kurang lebih 2 bulan yaitu : lomba mading, esai dan infografis, kegiatan pengabdian masyarakat aksi bersih pantai (Coastal clean up) yang berkolaborasi dengan Ikatan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan Indonesia dan Malu Dong Community yang telah dilaksanakan di Pantai Padang Galak Kesiman, Denpasar Timur pada 8 September 2023. Lomba Debat Sanitasi antar siswa SMA/SMK Se-Provinsi Bali telah terlaksana pada tanggal 16 – 17 September 2023 dan sebagai puncak acara Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia Tahun 2023 dilaksanakan pada tanggal 22 September 2023 di halaman direktorat Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Wadir II yang mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam sambutannya menekankan pentingnya peran lingkungan dalam mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Beliau juga mengajak seluruh komunitas kampus untuk terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan mengingat masalah lingkungan yang semakin kompleks. Dalam Kesempatan itu juga disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota kampus yang telah berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun 2023. Beliau juga berharap semangat dan komitmen untuk menjaga lingkungan tetap terjaga dan terus ditingkatkan di masa yang akan datang. Peringatan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun 2023 oleh keluarga besar Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan keterkaitan erat antara kesehatan individu dengan keadaan lingkungan sekitar, serta mendorong tindakan konkret dalam menjaga keberlangsungan bumi.
I WAYAN JANA, S.KM, M.Si
Puji syukur kita panjatkan kehadapan Hyang Widi, bahwa pada hari ini, seluruh mahasiswa jurusan kesehatan lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar, baik Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan dan Prodi Sanitasi Program Diploma Tiga, semua dinyatakan Kompeten. Serangkaian ujian Kopetensi yang mereka lalui beberapa minggu yang lalu telah membuahkan hasil, semua itu juga tidak terlepas dari berkat perjuangan semua Civitas Akademika Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkkes Kemenkes Denpasar dan juga suport dari Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar beserta para jajarannya. Pewarta tidak henti hentinya mengucapkan Swaha..swaha..swaha..Alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah.
(Radar Kesling) Denpasar, 17 September 2023 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia Tahun 2023, telah sukses digelar Lomba Debat Sanitasi Antar Siswa SMA/SMK se-Provinsi Bali oleh Himpunan Mahasaiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar dengan tema “Peran Generasi Muda sebagai Agents of Environmental Change untuk Mengatasi Permasalahan Lingkungan di Era Society 5.0” Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16 – 17 September 2023 yang diadakan di Auditorium Poltekkes kemenkes Denpasar dan kegiatan ini menjadi ajang unjuk kebolehan para siswa dalam memahami dan mengadvokasi pentingnya peran generasi muda dalam mengatasi permasalahan lingkungan di era teknologi canggih saat ini.
Kegiatan diikuti oleh 10 tim dari SMA dan SMK yang ada di Bali yang bertujuan selain sebagai salah satu rangkaian acara Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia Tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 26 September yang merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Divisi Hubungan Luar, lomba debat sanitasi ini merupakan ajang peningkatan wawasan serta pola pikir yang dituangkan dalam bentuk opini oleh siswa SMA/SMK sehingga menarik minat mereka untuk mengetahui lebih dalam terkait isu dan penyelesaian masalah kesehatan lingkungan sehingga secara tidak langsung merupakan ajang pengenalan Jurusan Kesehatan Lingkungan sebagai satu-satunya Jurusan Kesehatan Lingkungan di bawah Kementerian Kesehatan yang ada di Provinsi Bali.
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Sri Rahayu, S.Tr.Keb,S. Kep,Ners,M. Kes sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Mahasiswa dan Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Generasi muda sebagai agents of environmental change memiliki peran yang sangat krusial di masyarakat dalam mengatasi permasalahan-permasalahan lingkungan. Peserta dari berbagai sekolah menengah di Bali tampil memukau dengan argumentasi dan pengetahuan mendalam mengenai sanitasi dan isu lingkungan terkait. Mereka menyajikan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan terkait dengan permasalahan sampah, dan permasalahan lingkungan lainnya.
Tim juri yang terdiri dari pakar lingkungan dan akademisi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan analisis dan penalaran peserta. “Menggugah kesadaran akan pentingnya sanitasi adalah langkah pertama menuju perubahan positif dalam lingkungan kita. Para peserta lomba selama dua hari telah menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis lingkungan,” ungkap Dewa Ayu Agustini Posmaningsih, SKM., M.Si selaku Ketua Tim Dewan Juri. Juri lainnya dari kalangan akademisi, yaitu Ni Kadek Ayu Sri Undari dan Komang Dhiyo Arya Pradnyana dari Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar juga sangat mengapresiasi kegiatan dan penampilan semua tim yang mampu melakukan analis permasalahan dalam waktu yang singkat secara tajam, lugas dan mendalam.
Juara pertama lomba ini diraih oleh Tim SMA Negeri 8 Denpasar. Pemenang ke-2 diraih oleh Tim SMA Negeri 1 Tabanan. Pemerang ke-3 diraih oleh Tim 1 SMA Negeri 2 Semarapura serta terbaik ke-4 diraih oleh Tim 2 SMA Negeri 2 Semarapura. Peserta yang berhasil meraih Best Speaker adalah I Putu Wirajaya Mahardika dari Tim SMA Negeri 8 Denpasar.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan hadiah dan sertifikat serta piala kepada para pemenang lomba dan diharapkan kegiatan ini mampu mendorong generasi muda untuk terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Lomba Debat Sanitasi Provinsi Bali 2023 berhasil mempertegas bahwa generasi muda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan lingkungan di era Society 5.0. Harapan besar diletakkan pada mereka untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif dan menginspirasi masyarakat dalam membangun lingkungan yang berkelanjutan dan sehat.
( radar kesling ) Denpasar, 8/9/2023 . Pada pagi yang cerah, suara deru ombak dan gelombang yang tinggi, memecah kesunyian, tepatnya di Pantai Padang Galak, Kesiman, Sanur Denpasar. Teriknya matahari pagi tidak menghalangi untuk semua beraktifitas. Karena pada pagi itu Seluruh Civitas Jurusan Kesehatan Lingkungan mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Pantai Padang Galak. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Komunitas Malu Dong. Komunitas ini bergerak dibidang aksi Malu pada diri kita sendiri apabila masih membuang sampah sembarangan. Untuk aksi ini, Civitas Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar bersama Komunitas Malu Dong, mengajak seluruh masyarakat yang berada dibali untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Untuk selalu menjaga lingkungan. Semua itu dimulai dari dalam diri kita sendiri dan di lingkungan rumah kita masing masing. Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat yang lokasinya di Pantai Padang Galak ini, Aksi dibuka oleh Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar, Bapak I Wayan Jana, SKM.,M.Si, beserta jajarannya yaitu Sesjur, dan para Kaprodi, turut juga dihadiri oleh Bendesa Adat Desa Kesiman. Aksi dilanjutkan dengan memungut sampah sampah yang berada ditepi Pantai Padang Galak. Selesai melakukan aksi, seluruh komponen yang terlibat berkumpul di Wantilan Pantai Padang Galang, sambil berdiskusi. Dan pada akhir sesi acara ini kembali ditutup oleh Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar, disertai dengan sesi photo bersama.
Kanal Youtube HMJ dibawah ini :
https://youtu.be/9CsJ70QMhjA?si=AL1VdObEp5GcMdL8
Hello Guys, at triple B, this time we have a guest, a Midwifery student from Charles Darwin University Australia, Brogen Laird with the beautiful hosts Dea and Laksmi. Let’s listen to the story during practice with Polkesden students for 2 weeks in Bali in 2023 Midwifery in global perspective International Placement in collaboration with Charles Darwin University and Denpasar Health Polytechnic.
https://www.youtube.com/watch?v=XEHXZ_ZFn_M
Dalam dunia kesehatan yang terus berkembang dan berubah, mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan, kompeten serta profesional dalam bidangnya. Salah satu aspek yang kini semakin penting adalah Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Life Support Training. Pelatihan ini tidak hanya menjadi pelengkap kurikulum, tetapi juga pembekalan ketrampilan wajib bagi mahasiswa yang akan melakukan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di fasilitas pelayanan kesehatan termasuk di rumah sakit baik swasta maupun pemerintah.
Mahasiswa Jurusan Kesehatan lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar mengikuti kegiatan Pelatihan BHD yang dilaksanakan pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2023 yang dilakukan secara daring maupun luring di kampus yang berlokasi di Jln. Sanitasi No. 1 Sidakarya, Denpasar Selatan dengan instruktur yang sudah kompeten dan terlatih di bidangnya di bawah PT. Ambulans Satu Satu Delapan yang berkantor pusat di Ciputat, Tanggerang Selatan, Jakarta. Pelatihan dilakukan melalui dua sesi yaitu sesi hari pertama yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2023 dengan pemaparan materi secara online. Pada sesi ini diberikan pemahaman materi tentang penanganan korban henti jantung, BHD pada bayi, anak-anak, ibu hamil maupun dewasa, penanganan kasus tersedak serta pencegahan dan pengendalian infeksi. Kegiatan hari kedua dilanjutkan dengan sesi praktikum yang dilaksanakan pada hari Minggu 20 Agustus 2023 dengan melakukan praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada bayi, anak-anak, wanita hamil dan dewasa, praktik BHD pada bayi, anak-anak, wanita hamil dan dewasa yang diakhiri dengan evaluasi kegiatan unuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami materi yang disampaikan.
Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian kursus yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan situasi medis darurat. Meskipun sederhana dalam konsepnya, pemahaman dan penerapan BHD dapat membuat perbedaan besar dalam menyelamatkan nyawa seseorang. Bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan, berikut adalah beberapa alasan mengapa BHD sangat penting:
Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan yang berkegiatan atau nanti bekerja di fasilitas-fasilitas kesehatan, walaupun bukan sebagai tenaga medis, wajib diberikan pembekalan tentang BHD mengingat pentingnya pengetahuan dan ketrampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk kesiapan dan kesigapan mereka ketika menghadapi situasi darurat, baik saat bertugas maupun di masyarakat.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah aspek yang sangat penting dalam pendidikan mahasiswa kesehatan. Ini bukan hanya tentang memenuhi syarat, tetapi tentang mempersiapkan generasi mendatang dari profesional kesehatan yang siap dan mampu merespons dengan cepat dan efektif terhadap situasi medis yang mendesak. Bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan, BHD adalah salah satu kunci sukses dalam mencapai tujuan mereka untuk memberikan perawatan kesehatan yang berkualitas dan menyelamatkan nyawa.
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kementerian Kesehatan Denpasar meraih perhatian luas dalam acara Indonesia Pest Academy 2023 yang digelar bekerjasama dengan Asosiasi Pest Control Indonesia (ASPHAMI) Pusat. Acara tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 22 – 23 Agustus 2023. Indonesia Pest Academy 2023 dihadiri berbagai kalangan dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi industri, dan owner serta praktisi industri terkait. Acara ini diharapkan akan memberikan wawasan baru dan memperkuat jaringan kolaboratif dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat dari ancaman hama. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengendalian hama yang tepat dan aman bagi lingkungan terlebih lagi pengendalian hama dan vektor di daerah pariwisata.
Pada konferensi tahunan ini, Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar turut mengambil peran memberikan kontribusi dalam setiap rangkaian kegiatan pada acara tersebut. Dosen yang mengikuti kegiatan tersebut berkolaborasi dengan praktisi industri di bidang pest control baik di Bali, Indonesia dan Asia Tenggara. Narasumber yang hadir sebagai pembicara berasal dari Perguruan Tinggi ternama dan praktisi maupun owner perusahaan pest control untuk mendiskusikan isu-isu terkini seputar pengendalian hama, sanitasi serta dampaknya terhadap kesehatan manusia dan pariwisata. Beberapa produk yang ditampilkan berupa teknologi terbaru dalam pengendalian hama dan baik berupa peralatan maupun pestisida ramah lingkungan, mengendalikan populasi hama tanaman serta pengembangan teknologi canggih untuk memantau penyebaran vektor penyakit.
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam penyelenggaraan penyelenggaraan pendidikannya memiliki dua Prodi yaitu Prodi Sanitasi Program Diploma Tiga yang memiliki unggulan bidang sanitasi sarana akomodasi pariwisata dan Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan dengan keunggulan pest control sarana akomodasi Pariwisata yang menghasilkan tenaga kompeten-yang siap bersinergi dengan ASPHAMI. Terbuka juga peluang kerjasama Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar dengan beberapa pihak diantaranya Presiden Asosiasi Pest Control Thailand, CEO Pesti Go, kerjasama penelitian dan peluang kerja dengan No Hama Pest control, peluang kerjasama dengan PT Pestindo Central Optima dan berbagai peluang kerja untuk lulusan Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes kemenkes Denpasar.
Ketua ASPHAMI Bali I Wayan Sunargi mengapresiasi keterlibatan dosen perwakilan dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai bukti langkah nyata untuk menjalin kolaborasi kedua belah pihak. Banyak peluang kerjasama yang dapat dilakukan terkait dengan kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi seperti penyediaan tenaga professional di bidang Pest Control, keterlibatan akademisi dalam kegiatan penelitian atau pelatihan, penyediaan tempat praktikum dan peluang kerjasama lainnya. Kolaborasi dengan ASPHAMI Pusat memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan untuk terlibat langsung dengan profesional berpengalaman di industri pengendalian hama.” Terbuka juga peluang kerjasama dengan ASPHAMI pusat. I Wayan Sunargi juga menyampaikan kebanggaannya dapat bekerja sama dengan akademisi khususnya Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Dedikasi dan kerjasamanya sangat penting untuk menciptakan solusi-solusi inovatif dalam pengendalian hama dan penyediaan tenaga kompeten yang siap berkolaborasi untuk penyediaan lapangan kerja bagi lulusan Jurusan Kesehatan Lingkungan. Kolaborasi semacam ini adalah langkah penting dalam memajukan industri pengendalian hama di Indonesia.”
Top of Form
Bottom of Form