Poltekkes Kemenkes Denpasar Terdepan: Jurusan Kesehatan Lingkungan Mengambil Peran Strategis Dalam Deklarasi Kampus Siaga Bencana Poltekkes Kemenkes Denpasar

Poltekkes Kemenkes Denpasar Terdepan: Jurusan Kesehatan Lingkungan Mengambil Peran Strategis Dalam Deklarasi Kampus Siaga Bencana Poltekkes Kemenkes Denpasar

Screenshot_20231021_072926_Microsoft 365 (Office)

IMG-20231021-WA0008IMG-20231021-WA0011

Denpasar, 20 Oktober 2023 – Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar (Polkesden) telah mengambil langkah besar menuju keamanan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana dengan mendeklarasikan Polkesden sebagai kampus siaga bencana. Langkah ini menandai komitmen kuat institusi dalam kesiapannya mengambil peran penting ketika terjadi bencana dengan mengerahkan peran enam jurusan yang ada dengan masing-masing kompetensi yang dimiliki.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Sri Rahayu, S.Tr.Keb,S. Kep,Ners,M. menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan wujud implementasi dari enam pilar transpormasi kesehatan khususnya ketahanan kesehatan. Polkesden sebagai kampus penyelenggara Pendidikan di bidang vokasi dan profesi di Provinsi Bali memiliki peran penting dalalam berkontribusi dalam kegiatan kesiapsiagaan bencana dengan bangga mendeklarasikan kampus siaga bencana sebagai wujud nyata institusi dalam mengambil peran ketika terjadi bencana baik di Bali dan di luar Bali sekalipun.

Salah satu hal yang membuat deklarasi ini semakin signifikan adalah kontribusi besar dari Jurusan Kesehatan Lingkungan, yaitu salah satui jurusan yang ada di Poltekkes Kemenkes Denpasar yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan lingkungan dalam kesiapsiagaan bencana, yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk menghadapi berbagai situasi darurat yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat saat terjadi bencana baik pra bencana, saat bencana ataupun pasca bencana.

Jurusan Kesehatan Lingkungan dalam kurikulumnya sudah menetapkan mata kuliah kebencanaan sebagai mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa dalam menyelesaikan masa studinya di Jurusan Kesehatan Lingkungan. berbagai inisiatif juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi seluruh civitas akademika- termasuk memberikan program pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi mahasiswa serta simulasi bencana terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Ketika terjadi bencana, Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan siap berkolaborasi dengan semua jurusan yang ada di Poltekkes Kemenkes Denpasar maupun pihak-pihak terkait lainnya dan berkontribusi dalam bidang lingkungan terkait dengan situasi darurat dalam bencana terkait sanitasi dasar seperti, air bersih, sampah, limbah, pengendalian vektor, penyehatan udara, pemukiman pengusi serta penyehatan makanan dan minuman.

Dengan deklarasi ini, Poltekkes Kemenkes Denpasar menjadi salah satu institusi pendidikan kesehatan pertama di Indonesia yang secara resmi mengadopsi status kampus siaga bencana. Jurusan Kesehatan Lingkungan merupakan vionir terdepan dalam sanitasi lingkungan pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana. Langkah ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi institusi lain di seluruh negeri untuk mengambil tindakan serupa dan memprioritaskan kesiapsiagaan bencana salah satu bagian integral dari pendidikan dan pengabdian masyarakat.


MAPALA SATYA WANA MANDALA Poltekkes Denpasar Jurusan Kesehatan Lingkungan Tahun 2017

Mapala Masiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan

Margarana, Tabanan.

Pembukaan Mapala Satya Wana MaIMG_0356ndala Jurusan Kesehatan Lingkungan, kemarin dilaksanakan pada tanggal 2 Pebruari 2017, bertempat di wantilan Taman Makam Pahlawan Margarana, yang diikuti oleh Mahasiswa Prodi D III dan D IV  Jurusan Kesling Poltekkes Denpasar. Adapun acara mapala ini dibuka oleh Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan IMG_0374Bapak I Wayan Suarta Asmara, BE.,SST.,M.Si dalam sambutannya mengharapkan, kegiatan mapala ini berjalan dengan lancer, tanpa ada hambatan apapun juga. Mapala ini diisi dengan berbagai kegiatan antara lain : penyerahan tempat sampah kepada pihak pengelola Taman Makam Pahlawan Margarana, setelah selesai penyerahan tempat sampah dilanjutkan dengan acara Tracking. Dimana para mapalis dalam perjalanannya melewati pematang sawah dan pemandangan hamparan sawah yang hijau, ditemani oleh udara sejuk khas pedesaan. Sambil menunggu makan siang, diisi dengan acara seni dan kreasi dan sehabis makan dilanjutkan  dengan acara permainan. Selesai makan, para Mapalais melakukan aksi bersih bersih disekitar Taman Makam Pahlawan, dibawah guyuran hujan, tidak membuat hilang semangat para mapala mapali. Menjelang sore hari selesai aksi bersih bersih, dilakukan gladi sebagai persiapan menjelang pelantikan atau pengukuhan.IMG_0367

Mapala Satya Wana Mandala Jurusan Kesehatan Lingkungan dilantik secara resmi oleh Bapak I Nyoman Gejir, dalam hal ini beliau mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar. Dalam sambutannya beliau mengatakan, agar mapala kesling tidak menggunakan kekerasan dalam pelaksanaan kegiatannya seperti yang terjadi di UII, sehingga menewaskan 3 orang peserta mapala. Para Mapalis diharapkan selesai pengukuhan atau pelantikan, sebagai aksi nyata  untuk selalu turut menjaga lingkungan yang ada disekitar kita, kalau bukan kitorang siapa lagi yang menjaga alam ini.IMG_0521


TAUTAN TERKAIT