Denpasar – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar kembali menjadi destinasi pendidikan unggulan di bidang kesehatan. Pada tahun akademik 2025, sebanyak 1.587 mahasiswa baru resmi diterima untuk bergabung dalam lingkungan akademik yang berkomitmen pada mutu dan transformasi layanan kesehatan.
Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara resmi dibuka pada Selasa, 22 Juli 2025, dengan pelaksanaan secara hybrid (luring dan daring). Sebanyak 300 mahasiswa mengikuti secara langsung di kampus, sedangkan selebihnya bergabung melalui platform Zoom Meeting dan YouTube Live.
Tema SINERGI: Fondasi Karakter Mahasiswa Baru
PKKMB tahun ini mengangkat tema “SINERGI”, yang merupakan akronim dari:
Semangat, Inovasi, Nilai, Empati, Responsif, Gigih, Inspiratif
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu, S.Tr.Keb., S.Kep., Ners., M.Kes., menjelaskan bahwa tema ini mencerminkan semangat pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.
“Kami berharap mahasiswa baru memiliki semangat tinggi, menjunjung nilai dan empati, serta mampu merespon tantangan dengan inovasi dan kegigihan demi kemajuan di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Peningkatan Peminat dan Diversitas Mahasiswa
Jumlah mahasiswa baru tahun ini mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Mahasiswa diterima melalui jalur:
SPMB Prestasi, SPMB Tidak Mampu Secara Ekonomi, SPMB Bersama, SPMB Mandiri. Adapun program studi yang tersedia meliputi jenjang Diploma III (D-III), Sarjana Terapan (Str), serta kelas internasional keperawatan dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Peminat tersebar cukup merata, namun Program Studi Keperawatan tetap menjadi yang paling diminati,” tambah Dr. Sri Rahayu.
Rangkaian Materi PKKMB: Integritas dan Transformasi Pendidikan
PKKMB dibuka oleh Sekretaris Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, Albertus Yudha Poerwadi, SE.Ak., M.Si., CA., CPMA., CFr.A., QIA. Materi utama di hari pertama disampaikan oleh Direktur, bertajuk “Implementasi dan Transformasi Poltekkes Kemenkes Denpasar Menuju Unggul dan Mendunia” serta “Pentingnya Integritas dalam Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi”.
Selanjutnya, para wakil direktur dan pejabat kampus memberikan materi sesuai bidang masing-masing.
Materi dari narasumber eksternal juga memperkaya wawasan mahasiswa, di antaranya dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT, dan NTB, Hari Kedua dan Ketiga: Etika, Profesi, dan Spirit Kebangsaan
Hari kedua PKKMB diisi dengan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi oleh Unit Pengendali Gratifikasi Poltekkes Denpasar, Materi penguatan karakter SINERGI oleh psikolog professional, Hari ketiga, seluruh kegiatan dipusatkan di masing-masing jurusan dengan menghadirkan Organisasi profesi, Sharing session bersama alumni, Sesi pengenalan jurusan dan program studi.
Arahkan Mahasiswa Menjadi Lulusan Profesional dan Siap Global
Dr. Sri Rahayu menegaskan bahwa salah satu tujuan utama PKKMB adalah menyamakan persepsi dan budaya akademik bagi mahasiswa dari latar belakang berbeda. Mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan membangun karier yang kuat, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
“Kami ajak seluruh mahasiswa menjadikan lembaga ini benar-benar unggul dan mendunia. Bekali diri dengan nilai, semangat, dan integritas sejak hari pertama,” pungkasnya.
Jl. Sanitasi No.1 Sidakarya, DenpasarTelp. (0361) 710447, Fax. (0361) 710448Email : [email protected]