Denpasar, Juli 2026 – Poltekkes Kemenkes Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang berdaya saing global melalui pengiriman empat mahasiswa berprestasi Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan dan Profesi Ners atas nama Ni Luh Putri Novita Sari, Ni Wayan Nanda Sri Rahayu, Ni Nyoman Ristu Ayu Andewi, Ni Wayan Dania Maleani untuk mengikuti Program Internship Internasional di Yokokura Hospital, Kota Miyama, Prefektur Fukuoka, Jepang.
Program internship yang berlangsung selama 2,5 bulan, mulai Juli hingga September 2026, merupakan implementasi nyata dari kerja sama internasional antara Poltekkes Kemenkes Denpasar dan Yokokura Hospital yang telah terjalin melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Mei 2024. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam mendukung pencapaian visi Poltekkes Kemenkes Denpasar untuk menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang profesional, unggul, dan mampu berkompetisi di tingkat internasional.
Kegiatan ini juga selaras dengan kebijakan Kampus Berdampak, khususnya dalam penguatan program magang internasional yang memberikan pengalaman belajar langsung di dunia kerja global. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, adaptasi internasional, serta kesiapan bekerja di lingkungan pelayanan kesehatan global.
Tahun 2026 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan program internship di Yokokura Hospital. Selama mengikuti program, mahasiswa memperoleh pengakuan kredit akademik untuk beberapa mata kuliah, antara lain Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gerontik, Manajemen Keperawatan, dan Keperawatan Paliatif. Selain praktik klinik di berbagai unit rumah sakit, mahasiswa juga mengikuti pembelajaran bahasa Jepang, budaya Jepang, serta memperoleh kesempatan berinteraksi dan memberikan asuhan keperawatan secara langsung kepada pasien di Jepang.
Yokokura Hospital dikenal sebagai rumah sakit yang memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan serta aktif menerima tenaga kesehatan dan mahasiswa internasional. Dalam pelaksanaan internship, mahasiswa dibimbing oleh perawat-perawat profesional Jepang serta perawat Indonesia peserta Economic Partnership Agreement (EPA) yang telah berpengalaman bekerja di rumah sakit tersebut. Pendampingan ini memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dalam penerapan standar pelayanan keperawatan Jepang sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik keperawatan internasional.
Sebelum keberangkatan, mahasiswa secara resmi dilepas oleh Bapak I Wayan Suardana, S.Kep.M.Kep selaku Ketua Jurusan Keperawatan, Ibu Ida Erni Sipahutar,S.Kep.M.Kep. selaku Sekretaris Jurusan, Ibu Nengah Runiari, S. Kp, S. Pd, M. Kep, Sp. Mat selaku Ketua Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan dan Profesi Ners sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat global.
Setibanya di Prefektur Fukuoka, para mahasiswa disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan staf Yokokura Hospital. Acara penyambutan dipimpin langsung oleh Direktur Yokokura Hospital, Dr. Yoshinori Yokokura yang menyampaikan harapan agar program internship ini semakin mempererat hubungan kerja sama kedua institusi sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa Indonesia untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan klinik, serta memperkuat kompetensi profesional di lingkungan pelayanan kesehatan internasional.
Melalui program ini, Poltekkes Kemenkes Denpasar terus memperkuat jejaring kemitraan global sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi vokasi kesehatan. Diharapkan para mahasiswa yang mengikuti internship internasional mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki wawasan internasional, kemampuan beradaptasi lintas budaya, serta siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan baik di Indonesia maupun di tingkat global.