Kolaborasi Internasional di Bali: Mahasiswa Indonesia–Filipina Edukasi dan layanan Lansia Cegah Kanker di Klungkung

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional dalam rangka International Student Exchange Program-Outbound (ISEPO).

Kegiatan ini mengusung tema “Cancer Prevention Education for the Elderly”, yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam menekan risiko penyakit kanker pada kelompok lansia.

Kegiatan dilaksanakan di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, dengan melibatkan kolaborasi mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu kesehatan, tenaga kesehatan dan masyarakat setempat.

Adapun jurusan yang terlibat meliputi Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Kesehatan Lingkungan, Teknologi Laboratorium Medis, dan Gizi, sehingga mampu memberikan pendekatan edukasi yang komprehensif dan holistik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat khususnya lansia mendapatkan edukasi mengenai faktor risiko kanker, tanda dan gejala awal, serta pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat. Edukasi disampaikan secara interaktif dengan metode yang mudah dipahami, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku kesehatan di masyarakat.

Selain edukasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelayanan terapi komplementer sebagai bagian dari pendekatan holistik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Layanan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta terkait upaya menjaga kesehatan secara non-farmakologis yang aman dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Ni Komang Wiardani, SST, M. Kes. Sebagai koordinator kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama interprofesional, serta memahami praktik pelayanan kesehatan dalam konteks lintas budaya, secara nyata di masyarakat” jelas Wiardani.
Wiardani menambahkan, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan yang dapat diintegrasikann dengan program pemerintah pada Integrasai Layanan Primer melalui Pos Pelayanan terbadu sebagai sebagai layanan yang berbasis masyakat ,

Program ini juga menjadi wujud nyata penguatan kerja sama internasional antara Poltekkes Kemenkes Denpasar dengan Centro Escolar University (CEU) Manila, Filipina.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara institusi pendidikan, masyarakat, dan mitra internasional.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker serta memperkuat peran institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan kesehatan.


IMPLEMENTASI UNGGULAN PRODI D IV KEPERAWATAN DALAM KEPERAWATAN PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SONGAN KINTAMANI, BALI

IMPLEMENTASI UNGGULAN  PRODI D IV KEPERAWATAN

DALAM KEPERAWATAN PASCA BENCANA TANAH LONGSOR

DI DESA SONGAN KINTAMANI, BALI

 

Program studi D IV Keperawatan yang unggulannya adalah Keperawatan Bencana  selalu siap  untuk mengaplikasikan unggulan tersebut. Setelah melaksanakan tanggap darurat bencana selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14 dan 15 Pebruari 2017. Maka dilanjutkan dengan melaksanakan pelayanan Keperawatan Pasca Bencana. Sesuai dengan hasil koordinasi antara Ka.Prodi D IV Keperawatan, Kepala Pusdalop BPBD Provinsi Bali dan Korlap penanggulangan Bencana Songan disepakati bahwa Tim ESR Prodi D IV Keperawatan Poltekkes Denpasar melakukan pelayanan keperawatan pasca bencana setiap hari jumat selama 4 minggu. Kegiatan tersebut dimulai hari Jumat tanggal 3 Maret 2017 sampai tanggal 24 Maret 2017. TIM ESR terdiri dari 18 orang mahasiswa Prodi D IV Keperawatan yang didampingi oleh Dosen dalam melaksanakan pelayanan keperawatan tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pengungsian wantilan Yeh Panes, Desa Songan, Kintamani. Pelayanan keperawatan yang diberikan yaitu terapi bermain pada anak-anak, memberikan trauma healing dan melayani mengenai cek kesehatan serta keperawatan komplementer.

songan1
songan 2 songan 3


TAUTAN TERKAIT