Beranda / / Berita Detail

Mahasiswa Berprestasi di Tingkat Nasional


Kamis, 13 Juli 2023 07:07 am
Bagikan berita ini   
  


poto 1Lab in Action merupakan kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Pontianak. Lab in Action tahun 2023 mengusung tema “Eksistensi Publikasi Kreatif Mahasiswa TLM Dalam Edukasi Digital Promosi Kesehatan” dan memiliki 4 kategori lomba, yaitu artikel ilmiah, poster, video promosi, dan video pembelajaran. Pada kegiatan ini, Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar turut berpartisipasi pada kategori lomba artikel ilmiah dengan mengirimkan 2 tim dan berhasil keluar sebagai juara I serta juara III.

Mahasiswi program studi sarjana terapan yang terdiri dari Ni Made Deliabudi Apriliapatni, Ni Made Harisna Laksmi Dirtayanti, dan Ida Ayu Candra Sawitri bersama Burhannuddin, S.Si., M.Biomed sebagai dosen pembimbing berhasil meraih juara I melalui artikel ilmiah yang berjudul “Teh JELITA: Agen Anti-Typhoid Fever Dari Kulit Jeruk Bali dan Daun Stevia”. Teh JELITA merupakan inovasi produk yang terinspirasi dari masih tingginya kasus demam typhoid (tifus) dan kurangnya pemanfaatan kulit jeruk bali di masyarakat yang kemudian dikombinasikan dengan daun stevia. Memanfaatkan widal test sebagai uji titer antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi penyebab demam typhoid, tim sarjana terapan berhasil menemukan bahwa Teh Jelita dapat meningkatkan sistem imun non spesifik sehingga menurunkan patogenitas bakteri Salmonella typhi dan dapat menurunkan keparahan demam typhoid (tifus).

Tidak hanya itu, mahasiswi program studi diploma III yang beranggotakan Ni Kadek Wid Cahya Paramita, Desak Nyoman Sri Ratih Rahmawari, dan Ade Rahma Agustini bersama Burhannuddin, S.Si., M.Biomed sebagai dosen pembimbing berhasil meraih juara III melalui artikel ilmiah yang berjudul “ ATEPA: Antikoagulan In Vitro Dari Daun Ketapang (Terminalia catappa)”. ATEPA dibuat karena adanya penelitian yang menyatakan bahwa terjadi perubahan morfologi sel darah pada pencampuran dengan antikoagulan kimia dalam waktu lebih dari 1 jam. Sebagai mahasiswa TLM, proses berlatih membuat sediaan apusan darah untuk pemeriksaan hematologi memerlukan antikoagulan yang dapat memertahankan morfologi sel hingga didapat sediaan apusan darah yang baik. Berdasarkan pemeriksaan Clotting Time dengan metode Lee White, tim diploma III berhasil menemukan bahwa ATEPA dapat berperan sebagai antikoagulan alami yang tidak menyebabkan perubahan morfologi sel darah.

TAUTAN TERKAIT