JAK National Competition 2026

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, kami dengan bangga mempersembahkan JAK National Competition 2026, sebuah ajang kompetisi nasional yang menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, dan inovasi generasi muda Indonesia.

Tema Kegiatan

RADIANCE: Rising Analysts’ Dedication in a New Chapter of Excellence

JAK National Competition 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang ekspresi dan kontribusi nyata bagi peserta untuk menyampaikan gagasan, kreativitas, serta solusi yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.

Bidang dan Kategori Lomba

Bidang Literasi & Edukasi

  • Essay

  • Infografis

  • Video Edukasi

Bidang Public Speaking

  • Speech

  • Story Telling

Bidang Seni & Kreativitas

  • Vokal Solo

  • Dance

    Timeline Kegiatan

    1. Pendaftaran

      • Early Bird: 15 – 31 Desember 2025

      • Reguler: 01 – 15 Januari 2026

    2. Pengumpulan Karya: 16 – 18 Januari 2026

    3. Awarding & Top 5 (Non-Akademik): 19 Januari 2026

    4. Pengumuman Pemenang (Akademik): 29 Januari 2026

    5. Babak Final (Non-Akademik): 30 Januari 2026


    Guide Book

    Panduan lengkap pelaksanaan lomba dapat diakses melalui tautan berikut:
    👉 https://bit.ly/494R9pe


    Informasi Lebih Lanjut

    Instagram: @himatlm.dps


    Seluruh peserta akan mendapatkan E-Sertifikat.
    Mari bergabung dan tunjukkan bakat terbaikmu, kembangkan kreativitas, serta jadilah bagian dari generasi yang membawa perubahan positif.

    JAK National Competition 2026 – Saatnya bersinar dan berprestasi.


    Kalau kamu mau, aku juga bisa:

    • Menyesuaikan untuk landing page modern

    • Membuat versi HTML konten website

    • Mengubah jadi copywriting promosi web atau SEO-friendly text

    Apakah Anda menyukai kepribadian ini?


JAK PEDULI KASIH Warnai Perayaan HUT Teknologi Laboratorium Medis ke-17

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Teknologi Laboratorium Medis (TLM) ke-17, telah dilaksanakan kegiatan sosial bertajuk “JAK PEDULI KASIH” yang bertempat di Yayasan Bunga Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta dan berlangsung dengan penuh kebersamaan serta semangat kepedulian sosial.

Kegiatan JAK PEDULI KASIH bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara civitas akademika Jurusan Teknologi Laboratorium Medis dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai pengabdian dan kemanusiaan dapat terus ditanamkan, khususnya dalam momentum peringatan HUT TLM ke-17.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Ketua Program Studi D3 dan D4, dosen Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, panitia HUT TLM ke-17, serta pihak Yayasan Bunga Bali. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan dukungan dan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan sosial ini.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan semangat kepedulian, empati, serta pengabdian sosial yang menjadi bagian penting dari peringatan HUT Teknologi Laboratorium Medis ke-17.

Melalui kegiatan JAK PEDULI KASIH ini, Jurusan Teknologi Laboratorium Medis berharap dapat terus berkontribusi secara nyata kepada masyarakat serta memperkuat peran institusi pendidikan dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.


HUT ke-17 Jurusan TLM: Harmoni Budaya, Prestasi, dan Profesionalisme

Kegiatan Pembukaan HUT Teknologi Laboratorium Medis (TLM) ke-17 Poltekkes Kemenkes Denpasar yang dirangkaikan dengan Grand Final Pemilihan Putra Putri Jurusan TLM dilaksanakan pada 9 Januari 2026 dan berlangsung dengan khidmat, meriah, serta sarat nilai budaya. Acara ini menandai dimulainya rangkaian peringatan hari jadi Jurusan TLM sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa yang berprestasi, berkepribadian unggul, dan berwawasan budaya. Melalui prosesi pembukaan, penampilan busana adat, serta puncak pemilihan Putra Putri Jurusan TLM, kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan, pelestarian seni dan budaya, serta komitmen Jurusan TLM dalam mencetak tenaga Teknologi Laboratorium Medis yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pelayanan kesehatan.


Prestasi Gemilang Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar di RAKERNAS X AIPTLMI 2025

Lombok Barat, 23–25 Oktober 2025 — Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Denpasar kembali menorehkan prestasi membanggakan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) X Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medis Indonesia (AIPTLMI) yang berlangsung di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok Barat.

RAKERNAS X AIPTLMI tahun ini mengusung tema:

“Peran AIPTLMI Dalam Mendukung Kebijakan Akreditasi Kualitatif Untuk Meningkatkan Budaya Mutu Institusi dan Mendukung Program Kampus Berdampak.”

Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis–Sabtu, 23–25 Oktober 2025, dihadiri oleh berbagai institusi pendidikan tinggi TLM dari seluruh Indonesia.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar berhasil meraih berbagai penghargaan dan pengakuan nasional, di antaranya:

  1. Juara “Persentase Kelulusan Uji Kompetensi (UKOM) Tertinggi S.Tr.TLM (40–100 peserta)”,
    diberikan kepada Poltekkes Kemenkes Denpasar atas capaian kelulusan UKOM yang luar biasa pada tahun 2025.

  2. Rerata Nilai Try Out (TO) Nasional Tertinggi ke-2 Jenjang D-IV,
    sebagai bentuk konsistensi dalam pembinaan akademik dan kesiapan mahasiswa menghadapi uji kompetensi nasional.

  3. Juara 1 Lomba Poster Ilmiah,
    diraih oleh Dr. I Wayan Karta, M.Si, dosen Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, dalam kategori Kegiatan Lomba Ilmiah – Poster Presentation.

  4. Kontributor Penyusunan Modul Praktikum Virologi AIPTLMI,
    melalui peran aktif Heri Setiyo Bekti, S.ST., M.Biomed, sebagai salah satu penyusun modul nasional yang menjadi acuan pembelajaran virologi di seluruh institusi anggota AIPTLMI.

Prestasi-prestasi ini menunjukkan komitmen Jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam menjaga mutu pendidikan, penelitian, dan kompetensi lulusan, serta menjadi bukti nyata dukungan terhadap program Kampus Berdampak yang dicanangkan oleh AIPTLMI.

Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas kerja keras dan kolaborasi yang telah membawa nama baik institusi di tingkat nasional.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama — dosen, mahasiswa, dan seluruh tim akademik yang berkomitmen terhadap mutu serta profesionalisme tenaga laboratorium medis,” ujar beliau.

Dengan capaian ini, Poltekkes Kemenkes Denpasar semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas tenaga Teknologi Laboratorium Medis di Indonesia.


Poltekkes Kemenkes Denpasar Jadi Co-Host Flow Analysis XVI dan APIA-12 di Bali

Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar berperan sebagai salah satu Co-Host bersama IPB University dan Universitas Udayana dalam penyelenggaraan Flow Analysis XVI in parallel with the 12th Asia Pacific Symposium on Ion Analysis (APIA-12) yang berlangsung di Patra Bali Resort & Villas, Bali, pada 12–17 Oktober 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya sebagai Host utama dengan Ketua panitia pelaksana Prof. Dr. Hermin Sulistyarti, M.Si.

Konferensi internasional bergengsi ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri atas peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara. Mereka berkumpul untuk berbagi gagasan dan mendiskusikan kemajuan terbaru dalam bidang flow analysis, ion analysis, serta berbagai aplikasi multidisiplin dalam industri, kesehatan, dan lingkungan.

Dengan mengusung tema “Advancing Flow and Ion Analysis for Sustainable Future”, konferensi ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari plenary session, invited talks, oral dan poster presentations, workshop pra-konferensi, hingga ekskursi dan kunjungan budaya di Bali.

Beberapa topik utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain prinsip dasar analisis aliran dan ion, teknik pretreatment dan instrumentasi, sistem otomatisasi dan on-line sample processing, mikrofluidik, pemisahan dan prekonsetrasi, kromatografi, kapiler elektroforesis, spektrometri massa, flow organic synthesis, chemometrics, green analytical chemistry, sensor, serta penerapannya di berbagai bidang.

Topik-topik ini sangat relevan dengan kompetensi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Denpasar, khususnya dalam pengembangan instrumentasi pemeriksaan dan inovasi teknologi laboratorium.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara, antara lain Indonesia, Thailand, Jepang, Ukraina, Kroasia, Amerika Serikat, Brasil, Swiss, Polandia, Australia, Jerman, Korea Selatan, Republik Chechnya, Portugal, Prancis, China, Kazakhstan, dan Slovakia.

Konferensi internasional ini turut menghadirkan para pakar terkemuka dunia di bidang flow dan ion analysis sebagai Keynote Speakers, di antaranya Prof. RNDr. Petr Solich, CSc. dari Charles University (Czech Republic), Prof. Duangjai Nacapricha dari Mahidol University (Thailand), Prof. Purnendu K. Dasgupta dari University of Texas at Arlington (USA), Prof. Spas D. Kolev dari University of Melbourne (Australia), Prof. Wolfgang Frenzel dari Technical University of Berlin (Germany), Prof. Sang Ho Nam dari Mokpo National University (South Korea), serta Prof. Kate Grudpan dari Chiang Mai University (Thailand). Selain itu, jajaran Invited Speakers juga diisi oleh para akademisi dan peneliti berpengaruh dari berbagai negara, antara lain Prof. Orawon Chailapakul (Chulalongkorn University, Thailand), Prof. Norio Teshima (Aichi Institute of Technology, Japan), Assoc. Prof. Dr. Jaroon Jakmunee (Chiang Mai University, Thailand), Prof. Shin-Ichi Ohira (Kumamoto University, Japan), Prof. Eric Bakker (University of Geneva, Switzerland), Prof. Phillip Marriott (Monash University, Australia), Prof. Joanna Kozak (Jagiellonian University, Poland), Prof. Takashi Kaneta (Okayama University, Japan), Prof. Rattikan Chantiwas (Mahidol University, Thailand), Prof. Masanobu Mori (Kochi University, Japan), Assoc. Prof. Burkhard Horstkotte, Ph.D. (Charles University, Czech Republic), Assoc. Prof. Lukman Hakim, S.Si., M.Sc., Dr.Sc. (Universitas Brawijaya, Indonesia), serta Prof. Dr. Mohamad Rafi, S.Si., M.Si. (IPB University, Indonesia).

Jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Denpasar turut berperan aktif dalam berbagai aspek kepanitiaan, termasuk dalam pengisi acara di welcome drink, MC acara, kesekretariatan, serta pementasan seni dalam gala dinner. Ketua Jurusan TLM, Ibu I Gusti Ayu Sri Dhyana Putri, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga ini.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari konferensi internasional bergengsi ini. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam penyelenggaraan dan partisipasi di ajang ilmiah tingkat dunia. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang untuk menjalin jejaring dengan para peneliti dan akademisi dari luar negeri,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Brawijaya atas kepercayaannya melibatkan Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai co-host dan panitia pelaksana. Keterlibatan ini menjadi bukti nyata komitmen Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memperkuat posisi lembaga dalam kancah akademik internasional dalam mewujudkan visi Unggul dan Mendunia.


Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar Ikuti Complimentary Workshop & Lecture Series on Low-Cost and DIY Sensing Platforms for Food, Environment, and Bioresource Analysis yang Diadkan Oleh Mahidol University

Denpasar (12 Oktober 2025) — Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Denpasar turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan “Complimentary Workshop & Lecture Series on Low-Cost and DIY Sensing Platforms for Food, Environment, and Bioresource Analysis” yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Oktober 2025 di The Patra Bali Resort & Villas, Bali. Workshop internasional ini diselenggarakan oleh   Center of Excellence for Innovation in Chemistry (PERCH-CIC), Mahidol University, Thailand. Kegiatan ini menghadirkan para ahli dari Mahidol University sebagai instruktur utama, seperti Prof. Dr. Duangjai Nacapricha, Assoc. Prof. Dr. Atitaya Siripinyanond,  Prof. Dr. Kanchana Uraisin, Prof. Dr. Rattikan Chantiwas, Asst. Prof. Dr. Phoonthawee Saetear, Prof. Dr. Orawon Chailapakul (Chulalongkorn University), serta Assoc. Prof. Dr. Maliwan Amatatongchai dari Ubon Ratchathani University.

Dalam sesi pembukaan yang dipandu oleh Prof. Dr. Akhmad Sabarudin (Universitas Brawijaya) dan Asst. Prof. Dr. Phoonthawee Saetear (Mahidol University), para peserta disambut dengan semangat kolaboratif lintas negara untuk mengembangkan metode analisis yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Agenda workshop dimulai dengan rangkaian kuliah singkat (lecture series) yang membahas berbagai topik inovatif di bidang analisis modern. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan platform sensor berbiaya rendah dan DIY (Do-It-Yourself) untuk analisis pangan dan lingkungan, pemanfaatan microfluidic paper-based analytical devices (µPADs) serta electrochemical paper-based analytical devices (ePADs), proses pembuatan dan pengujian elektroda cetak (SPEs), penggunaan test kit Mahidol untuk pemantauan lingkungan, serta penerapan analisis sulfit dan titrasi warna sederhana menggunakan 96-well plates. Setelah sesi pemaparan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti hands-on workshop di tujuh stasiun praktik. Setiap stasiun memiliki fokus kegiatan yang berbeda, yaitu pembuatan µPADs, pembuatan ePADs dasar, pengujian sensor elektrokimia, core-shell MIP ePADs dan uji kinerjanya, pengenalan MU Test Kits, penggunaan Sulfite Analyzer, serta praktik titrasi perubahan warna (Color-Change Titrations) menggunakan 96-Well Plates.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan langsung konsep yang dipelajari dan memahami penerapan teknologi analisis sederhana namun akurat dalam berbagai bidang aplikasi.Kegiatan berlangsung interaktif dan aplikatif, memungkinkan peserta mencoba langsung pembuatan alat sederhana berbasis bahan murah namun memiliki presisi analitis tinggi. Dosen dan mahasiswa TLM Poltekkes Kemenkes Denpasar mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami prinsip dasar teknologi sensor, mikrofluidik, dan sistem analisis berbasis kertas, yang sejalan dengan kompetensi program studi di bidang instrumentasi pemeriksaan dan inovasi alat diagnostik laboratorium.

Ketua Jurusan TLM, Ibu I Gusti Ayu Sri Dhyana Putri, menyampaikan bahwa partisipasi ini menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan wawasan internasional dan keterampilan praktis mahasiswa.

“Melalui kegiatan workshop ini, mahasiswa dan dosen tidak hanya belajar teknologi terbaru, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pakar internasional dari Mahidol University. Ini menjadi bekal berharga dalam mengembangkan riset terapan dan inovasi alat analisis yang sesuai dengan kebutuhan laboratorium kesehatan di Indonesia, sekaligus ke depan membangun jejaring Kerjasama dengan Mahidol University” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan presentasi hasil oleh peserta, diakhiri dengan seremoni penutupan pada pukul 16.15 WITA. Kehadiran Jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi untuk terus berperan aktif dalam jejaring akademik internasional dan mendukung pengembangan teknologi analisis yang berkelanjutan di bidang kesehatan, lingkungan, dan industri pangan.

 

Link Foto:

https://drive.google.com/drive/folders/1y-RLKjlofO6sgVwIp0GV-oGlxakmnjz3?usp=sharing


Kunjungan Studi Banding Poltekkes Kemenkes Denpasar ke Poltekkes Kemenkes Bandung

Pada tanggal 29 Juli 2025, Poltekkes Kemenkes Denpasar melakukan kunjungan kerja ke Poltekkes Kemenkes Bandung dengan tujuan untuk melakukan sharing session terkait penyelenggaraan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dan studi banding ke beberapa laboratorium di Poltekkes Kemenkes Bandung. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Poltekkes Kemenkes Bandung dan dihadiri oleh berbagai pihak. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Bandung, Wiwin Wiryanti, S.PD., M.Kes, dan Kaprodi D-III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. drg. I Gusti Agung Ayu Dharmawati, M. Biomed. Kunjungan ini melibatkan peninjauan langsung ke laboratorium-laboratorium yang ada, termasuk Laboratorium Biologi Molekuler, Imunologi, Sitohistokimia, Mikrobiologi, Flebotomi, dan Hematologi, untuk meningkatkan pemahaman dan kolaborasi antar kedua institusi.


PKKMB 2025 Jurusan Teknologi Laboratorium Medis: Menyambut Generasi Baru Tenaga Laboratorium Kesehatan

PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) Jurusan Teknologi Laboratorium Medis tahun 2025 resmi diselenggarakan pada tanggal 23–24 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia perkuliahan, budaya akademik, serta nilai-nilai profesionalisme dalam bidang laboratorium medis. Hari pertama diawali dengan registrasi, menyanyikan lagu kebangsaan, doa bersama, laporan ketua panitia, sambutan dari Ketua HMJ dan Kajur, serta penayangan video pengenalan dosen dan fasilitas kampus. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan HMJ dan berbagai UKM sebagai wadah pengembangan diri.

Salah satu sesi paling inspiratif dalam kegiatan hari pertama adalah Sharing Session dan Diskusi bersama Mahasiswa Berprestasi yang mengangkat tema “Time Management & Self-Discipline: Kunci Kuliah Lancar dan Berprestasi”. Melalui sesi ini, mahasiswa baru diajak menyadari pentingnya manajemen waktu, kedisiplinan, dan konsistensi dalam menempuh studi. Kegiatan hari pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat, sesi foto bersama, dan refleksi bersama yang penuh semangat dan harapan.

Memasuki hari kedua, mahasiswa baru mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang jurusan dan program studi melalui pemaparan langsung dari Ketua Jurusan. Materi dilanjutkan dengan pengenalan peran dan etika profesi tenaga laboratorium medis oleh perwakilan dari Patelki. Tak kalah menarik, alumni jurusan turut hadir membagikan pengalaman kuliah dan tips membangun karier di dunia kerja. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan organisasi IMATELKI sebagai wadah jejaring dan pengembangan profesional. Kegiatan hari kedua ditutup dengan tour laboratorium untuk memperkenalkan fasilitas praktik yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan akademik mereka. PKKMB ini menjadi awal dari proses pembentukan identitas akademik dan profesional mahasiswa sebagai calon tenaga laboratorium kesehatan yang unggul dan berintegritas.


Kunjungan Akademik Poltekkes Kemenkes Denpasar ke Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Jakarta, 25 Juli 2025 – Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengelolaan laboratorium klinik, Poltekkes Kemenkes Denpasar melaksanakan kunjungan akademik ke Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Kegiatan ini merupakan bagian dari program benchmarking dan sharing session antara dua institusi pendidikan vokasi kesehatan.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Heri Setyo Bekti, S.ST., M.Biomed, selaku Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar. Sementara pihak tuan rumah diwakili oleh Dr. Eviana S. Tambunan, S.Kep., MKM, selaku Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Jakarta III.

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  • Melaksanakan sharing session terkait pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

  • Melakukan studi banding mengenai pengelolaan laboratorium klinik, khususnya dalam hal sistem, fasilitas, dan manajemen mutu laboratorium.

Selain agenda utama, kunjungan ini juga mencakup pembahasan sejumlah kegiatan inovatif, seperti:

  • Pengembangan sistem informasi laboratorium terintegrasi.

  • Kolaborasi antar institusi dalam pengembangan bahan ajar berbasis digital.

  • Peluang pertukaran dosen dan mahasiswa dalam program praktik bersama.

  • Penerapan teknologi terkini dalam pembelajaran keterampilan laboratorium klinik.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antar Poltekkes di Indonesia dalam meningkatkan kualitas lulusan dan mendukung transformasi pendidikan kesehatan berbasis kompetensi.


Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Poltekkes Kemenkes Denpasar dan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

Malang, 18 Juli 2025 — Dalam upaya memperkuat sinergi  dan kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar resmi menandatangani Nota Kesepahaman / Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya pada tanggal 18 Juli 2025.

Penandatanganan MoU ini berlangsung di ruang Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya yang dihadiri oleh Dekan FMIPA Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D, serta jajaran staf kerjasama Anna Safitri, S. Si., M. Sc., Ph.D (Ketua Departemen Kimia), sedangkan dari Poltekkes Kemenkes Denpasar diwakili oleh Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri, S.KM., M.PH. Kesepakatan ini mencakup kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat saling mendukung dalam pengembangan kapasitas akademik, pertukaran pengetahuan, magang mahasiswa, serta pelaksanaan program bersama yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dekan FMIPA Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa kerja sama lintas disiplin seperti ini sangat penting untuk menjawab tantangan di dunia pendidikan dan kesehatan serta pentingnya kolaborasi dengan semua pihak. Sementara itu, pihak Poltekkes Kemenkes Denpasar menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat jejaring kemitraan dan meningkatkan kualitas layanan tridharma di lingkungan kampus.

Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti kesepakatan dalam bentuk kegiatan nyata, seperti kolaborasi penelitian, seminar bersama, pelatihan, dan program pengabdian di bidang sains dan kesehatan. Dalam waktu dekat dilakukan kegiatan bersama Univeristas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, Universitas Udayana dan Poltekkes Kemenkes Denpasat pada International Conference: FLOW ANALYSIS XVI pada tanggal 12 – 17 Oktober 2025 di Bali.


TAUTAN TERKAIT