Beranda / / Berita Detail

JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES DENPASAR PERKUAT KAPASITAS DOSEN MELALUI FACULTY DEVELOPMENT PROGRAM


Selasa, 18 Agustus 2026 02:08 pm
Bagikan berita ini   
  


Denpasar – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan kebidanan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pelayanan kesehatan, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar menyelenggarakan Faculty Development Program (FDP) bagi Dosen Pendidikan Kebidanan pada tanggal 20–25 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Jurusan Kebidanan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kompetensi dosen sebagai pendidik profesional sekaligus agen perubahan dalam pengembangan pendidikan kebidanan.

Pelatihan diselenggarakan dengan dukungan hibah United Nations Population Fund (UNFPA) Siklus 11 dan diikuti oleh 24 peserta, yang terdiri atas 20 dosen serta 4 Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara penuh dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen, mencerminkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan institusi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar dan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk memetakan kemampuan awal peserta. Selama enam hari pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran dari narasumber nasional yang berpengalaman di bidang pendidikan kebidanan, yaitu Zumroh Hasanah, S.Keb., Bd., M.Kes. dan Rize Budi Amalia, S.Keb., Bd., M.Kes., yang didampingi oleh tim co-fasilitator dari Jurusan Kebidanan. Proses pembelajaran dirancang interaktif melalui ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, praktik penyusunan dokumen pembelajaran, simulasi, hingga coaching secara intensif.

Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek strategis dalam pengembangan pendidikan kebidanan, antara lain kebijakan pendidikan kesehatan, kepemimpinan akademik, Interprofessional Education (IPE), perumusan visi keilmuan, profil lulusan dan capaian pembelajaran, pengembangan modul pembelajaran, penerapan Student-Centered Learning (SCL) berbasis teknologi, strategi pembelajaran klinis, serta penyusunan instrumen asesmen pembelajaran di kelas maupun di wahana praktik klinik. Seluruh materi dirancang untuk mendukung implementasi Outcome Based Education (OBE) yang menjadi arah pengembangan kurikulum pendidikan tinggi kesehatan.
Tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, peserta juga menghasilkan berbagai luaran akademik melalui praktik langsung, di antaranya penyusunan draft capaian pembelajaran lulusan, pengembangan modul pembelajaran, rancangan pembelajaran berbasis SCL, instrumen asesmen autentik, hingga strategi pembelajaran klinis yang siap diimplementasikan pada mata kuliah masing-masing. Pendekatan pembelajaran yang menekankan praktik, refleksi, dan umpan balik menjadikan pelatihan ini sebagai sarana penguatan kompetensi dosen secara berkelanjutan.

Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar menyampaikan bahwa Faculty Development Program merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan kebidanan. “Melalui Faculty Development Program ini, kami berharap seluruh dosen memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif, serta menerapkan sistem asesmen yang autentik. Peningkatan kapasitas dosen merupakan investasi penting untuk menghasilkan lulusan bidan yang profesional, kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas kepada masyarakat,” ungkap Ketua Jurusan Kebidanan.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta peningkatan mutu akademik di lingkungan Jurusan Kebidanan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya mutu, mendorong inovasi pembelajaran, dan mendukung pencapaian visi Jurusan Kebidanan sebagai institusi pendidikan yang unggul dalam menghasilkan tenaga bidan profesional.

Melalui penyelenggaraan Faculty Development Program tahun 2026, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas dosen diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi pendidik, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu lulusan serta pelayanan kebidanan yang semakin profesional di Indonesia.

Dokumentasi

TAUTAN TERKAIT