Perubahan regulasi dan dikeluarkannya dokumen kurikulum Sarjana Terapan Keperawatan-Ners Indonesia yang dikeluarkan oleh AIPVIKI, maka dipandang perlu untuk melakukan peninjauan kurikulum Program Pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan-Ners Poltekeks Denpasar, agar sesuai dengan standar dan perubahan regulasi yang ada.
Selain kurikulum inti yaitu Kurikulum Program Pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan-Ners tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI) 80% maka sisanya 20% yang merupakan Kurikulum Institusional yang wajib disediakan oleh Program Pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan-Ners Poltekkes Denpasar sesuai kearifan local dan kebutuhan pasar serta sesuai dengan visi dan misi institusi.
Untuk memenuhi kebutuhan standar kurikulum inti dan institusional yang bercirikan isu-isu global dan ciri khas Poltekkes Denpasar yang juga disesuaikan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat Bali dan Nasional beserta kebijakan-kebijakan khusus di bidang pelayanan kesehatan dan keperawatan, maka Poltekkes Denpasar telah menyelenggarakan workshop kurikulum untuk melahirkan Kurikulum Program Pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan-Ners Poltekkes Denpasar.
Workshop dilaksanakan selama 3 hari, dengan nasasumber
1. Dr. Fitri Haryanti, SKp MKes _ Kebijakan Konsep penyusunan kurikulum ners ( AIPNI)
2. Dr. Tri Anjaswarni, S,Kp,M.Kep _Sosialisasi kurikulum inti Sarjana Terapan Keperawatan – Ners Tahun 2020 (AIPVIKI)
3. Tim dari Yomema _Kebutuhan materi/mata kuliah/ kurikulum untuk pengiriman tenaga kerja lulusan profesi ners ke Belanda (Yomema)
Peserta workshop adalah dosen, tenaga kependidkan, stakeholder, alumni dan juga mahsiswa
Workshop selama 3 hari menghasilkan Kurikulum Program Pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan-Ners Poltekkes Denpasar