Skrining Bayi Baru Lahir (neonatal screening) adalah bentuk upaya preventif dengan melakukan tes pada saat bayi berumur beberapa hari untuk memilah bayi yang menderita kelainan kongenital dari bayi yang sehat. Tujuan dilakukannya skrining adalah untuk mendeteksi ada atau tidaknya gangguan kongenital sedini mungkin, sehingga bila ditemukan dapat dilakukan intervensi secepatnya.
Pemerintah memiliki Program Skrining Hipothiroid Kongenital (SHK) yang telah diatur di dalam PERMENKES No 78 Tahun 2014 dan saat ini telah dilakukan pengembangan laboratorium SHK pada 11 RS Pemerintah di seluruh Indonesia yaitu : RSUP H. Adam Malik, RSUP Dr. M. Djamil, RSUP Mohammad Hoesin, RSUP dr. Cipto Mangunkusumo, RSUP Dr. Hasan Sadikin, RSUP Dr. Kariadi, RSUP Dr. Sardjito, RSUD. Dr. Soetomo, RSUP. Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan RSUP. Dr. R.D. Kandou.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas dan memaksimalkan pelaksanaan skrining antara lain partisipasi, pengetahuan, keterampilan dalam pengambilan sampel dan perhatian dari berbagai pihak mengenai Program Skrining Hipothiroid Kongenital.
Sebagai bentuk upaya percepatan dan peningkatan cakupan skrining, maka dengan ini Kemenkes bersama seluruh RSUP Rujukan SHK dan Dinas Kesehatan Provinsi Bekerjasama untuk melaksanakan Pelatihan Skrining Hipothiroid Kongenital secara bertahap pada beberapa Provinsi di Indonesia.
Untuk di Bali, Pelatihan Skrining Hipothiroid Kongenital dengan tema : “Skrining Hipothiroid Kongenital Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia“ diadakan di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Jalan Melati No 20 Denpasar, Selasa (22/11). Dalam kesempatan ini Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar ditunjuk untuk menjadi salah satu narasumber, dan diwakili oleh Dr. Ni Nyoman Budiani, SST., M.Biomed (Ketua Jurusan) dengan topik yang dibawakan adalah Peran IBI dalam penguatan dan akselerasi Pelaksanaan Progran SHK di Provinsi. Bali. Selain itu, topik yang dibawakan dalam pelatihan ini adalah Tatalaksana SHK pada Bayi Baru lahir, Manajemen dan pelaksanaan sampling SHK di Laboratorium rujukan, Peran dan dukungan IDI dalam pelaksanaan SHK dan Integrasi Program SHK ke dalam kurikulum jurusan kebidanan.