Kuliah Tamu Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan Tema Kesehatan Lingkungan Dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Auditorium Poltekkes Kemenkes Denpasar
Kuliah Tamu Jurusan Kesehatan Lingkungan ini disambut meriah oleh seluruh pihak dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, dan rpl Jurusan Kesehatan Lingkungan karena materi disampaikan oleh narasumber yang sangat hebat dan memperluas wawasan bahwa prospek kerja Jurusan Kesehatan Lingkungan sangat berpengaruh dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Acara dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2023 dimulai pukul 09.00 WITA dan dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Poltekkes Kemenkes Denpasar. Peserta dari kuliah tamu ini adalah seluruh mahasiswa tingkat 1 sampai 4 dan mahasiswa program RPL. Kuliah tamu dimulai dengan pembuka dilanjutkan dengan Laporan oleh Bapak I Wayan Jana S.KM., M.Si selaku Ketua Jurusan. Selanjutnya ada Sambutan dari Ibu Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Sri Rahayu S.Tr. Keb, S. Kep, Ners, M.Kes.
Materi pertama dipaparkan secara luring oleh narasumber Bapak I Ketut Wiguna, ST selaku Presiden Director Gapura Liqua Solutions dan dimoderatori oleh Bapak Dr. Drs.I Wayan Sudiadnyana, SKM, MPH. Materi yang dibawakan oleh Bapak I Ketut Wiguna adalah Teknologi dan Inovasi dalam Pengelolaan Limbah Kawasan Wisata. Lingkungan merupakan aspek utama dalam perkembangan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Dijelaskan bahwa terdapat penjernihan sederhana dalam skala besar atau sering disebut dengan teknik konvensional. Dalam Gapura Liqua Solutions terdapat water treatment teknologi, waste water treatment dan water recovery, di mana limbah yang sering kita lihat sebagai buangan ternyata bisa menjadi sumber daya. Sangat penting ketersediaan dan kebutuhan air dalam semua sektor. Di lapangan yang menghandle teknis, pengawasan dan pengelolaannya dilakukan oleh pihak sanitarian bukan pihak hotel karena pada dasarnya dalam pengawasan tersebut merupakan ilmu yang didapat seorang sanitarian. Prinsip dari Gapura Liqua Solutions adalah membuat sesuatu yang istimewa tetapi tetap memperhatikan operasionalnya bagaimana bisa menghasilkan sumber air yang baru. Sumber air yang baik terdapat pada sumber air hujan, maka perlu dilakukan penyehatan tanah karena kandungan humus pada tanah yang akan mengikat air. Beliau juga menjelaskan bahwa sangat penting K3 dalam dunia kerja dan diharapkan setiap sanitarian yang bekerja dalam sektor industri memiliki sertifikat K3. K3 memberikan pengaruh yang besar karena menentukan sesuatu pekerjaan boleh dijalankan atau tidak.
Pemaparan materi dilakukan secara paralel oleh moderator. Materi kedua dibawakan oleh Bapak Harlan Bestari Bengardi selaku Co-Founder PT Asa Panca Cipta Optima (APCO) secara online melalui zoom meeting. Materi yang dibawakan adalah Teknologi dan Inovasi Pengendalian Vektor Kawasan Pariwisata. PESTIGO merupakan pest control company atau pest management sudah berjalan dalam 10-15 tahun dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terdapat perbedaan pada fogging dan misting, fogging dilakukan secara penyemprotan dengan ada campuran solar targetnya adalah nyamuk yang terbang. Sedangkan misting adalah pengembunan yang dilakukan pada tembok di mana nyamuk hinggap, pada misting ini akan ada campuran air. Dari kedua teknik tersebut memiliki sasaran dan efektivitasnya masing-masing.
Setelah pemarapan kedua materi tersebut dilakukan selanjutnya ada sesi diskusi. Antusias dari peserta sangat terlihat dengan banyaknya peserta yang ingin bertanya. Sesi diskusi dilakukan kurang lebih selama 30 menit. Materi yang disampaikan oleh kedua narasumber sangat bermanfaat bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan. Diharapkan semakin banyak lagi kuliah tamu kedepannya yang dapat meingkatkan motivasi mahasiwa dalam menempuh pendidikan Jurusan Kesehatan Lingkungan.