Beranda / / Berita Detail

Seminar Nasional TLM 2026 Berlangsung Sukses, Bahas Inovasi Deteksi Dini Kanker Berbasis Teknologi Modern


Jumat, 10 Juli 2026 03:07 pm
Bagikan berita ini   
  


Seminar Nasional TLM 2026 Berlangsung Sukses, Bahas Inovasi Deteksi Dini Kanker Berbasis Teknologi Modern

Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Denpasar sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Tahun 2026 dengan mengusung tema:

“Meningkatkan Mutu Deteksi Dini Kanker: Penerapan Biopsi Cair, Genomik, dan Kecerdasan Buatan untuk Skrining dan Penanganan Kanker Secara Lebih Mendalam.”

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan akademisi, praktisi, mahasiswa, serta tenaga laboratorium medis dari berbagai daerah untuk mendiskusikan perkembangan terkini dalam teknologi diagnostik kanker.

Acara dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Erika Yulita Ichwan, SST., M.Keb., dan turut dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, I Nyoman Gede Suyasa, SKM., M.Si. Seminar dipandu oleh I Gusti Ngurah Dwija Putra, A.Md.Kes. sebagai moderator.

Tiga narasumber memberikan materi yang saling melengkapi, meliputi perkembangan biopsi cair sebagai metode deteksi dini kanker, pemanfaatan kecerdasan buatan dan bioinformatika dalam meningkatkan akurasi diagnosis, serta pendekatan genomik untuk prediksi risiko penyakit dan pemantauan terapi. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap penerapan teknologi molekuler dalam pelayanan laboratorium medis.

Melalui seminar ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang diagnostik kanker, sekaligus memperkuat peran tenaga Teknologi Laboratorium Medis dalam mendukung layanan kesehatan yang berbasis bukti dan inovasi.

Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan ilmiah yang berkualitas sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang laboratorium medis serta mendukung pengembangan riset dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

TAUTAN TERKAIT