{"id":3768,"date":"2024-06-20T14:18:07","date_gmt":"2024-06-20T07:18:07","guid":{"rendered":"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/?p=3768"},"modified":"2024-06-20T14:18:07","modified_gmt":"2024-06-20T07:18:07","slug":"penyuluhan-kesehatan-dan-keselamatan-kerja-serta-pemeriksaan-kadar-hemoglobin-hb-sebagai-upaya-dini-pencegahan-penyakit-anemi-pada-pande-besi-di-wilayah-kerja-puskesmas-sudimara-tabanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/penyuluhan-kesehatan-dan-keselamatan-kerja-serta-pemeriksaan-kadar-hemoglobin-hb-sebagai-upaya-dini-pencegahan-penyakit-anemi-pada-pande-besi-di-wilayah-kerja-puskesmas-sudimara-tabanan\/","title":{"rendered":"PENYULUHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) SEBAGAI UPAYA DINI PENCEGAHAN PENYAKIT ANEMI PADA PANDE BESI  DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  SUDIMARA TABANAN"},"content":{"rendered":"<p>Gas\u00a0Karbon monoksida ini tidak berbau atau berwarna, dan tidak bisa dirasakan. Ketika seseorang terpapar gas karbon monoksida, kemampuan darah untuk mengikat oksigen akan berkurang. Hal ini karena gas karbon monoksida lebih mudah terikat dengan hemoglobin sehingga darah akan mbentuk\u00a0<em>carboxyhaemoglobin<\/em>\u00a0(COHb).Makin banyak COHb yang terbentuk, maka oksigen yang diedarkan ke seluruh tubuh akan berkurang. Akibatnya, tubuh akan mengalami kekurangan oksigen (<u>hipoksia<\/u>). Kontaminasi kadar karbon dalam darah akan menurunkan kadar hemoglobin, semakin tinggi \u00a0\u00a0kadar \u00a0\u00a0karbon dalam tubuh seseorang, maka semakin berkurang \u00a0\u00a0kadar hemoglobinnya.<\/p>\n<p>Pande besi adalah salah satu industri kecil yang berkembang di Wilayah kerja Puskesmas Sudimara Tabanan. Pengrajin pande besi ini menggeluti pekerjaannya sudah cukup lama dan bersifat \u00a0turun temurun dari nenek moyang mereka. Mereka menerima warisan apa adanya dan menggeluti pekerjaan ini sebagai tanggung jawab dari leluhurnya. Dalam melakukan aktivitasnya di bagian tungku \/ <em>parapen <\/em>pandai besi, akan berhadapan dengan lingkungan panas panas, berdebu dan berasap akibat dari pemanasan besi sebelum menjadi \u00a0benda tajam seperti pisau besar, pisau kecil, golok, sabit, keris dan lain sebagainya. Terpapar oleh\u00a0lingkungan yang panas, berdebu dan berasap selama bekerja merupakan suatu keadaan yang sangat berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan \u00a0dan keselamatan kerja. Senyawa Karbon yang dihasilkan dari pembakaran besi dengan Kayu akan berakibat fatal bagi Kesehatan pengrajin.<\/p>\n<p>Pada Bagian Gerinda, pengrajin akan dihadapkan dengan pekerjaan yang cukup berat. Tangan kanan memegang gerinda yang bergetar, beratnya lebihdari 1,5 kg, dan tangan kiri memegang pisau yang akandihaluskan.\u00a0Perpaduan gerinda dengan pisau yang akan diasah menimbulkan bising, getaran dan percikan api.\u00a0Di Bagian membuat pati mereka berhadapan dengan getaran dan debu. Mereka bekerja apa adanya tanpa \u00a0alat pelindung diri yang baik dan benar. Pengajin bekerja di lantai dengan tempat duduk apa adanya. Sikap duduk dengan tempat duduk dan landasan kerja yang tidak ergonomics akan menimbulkan keluhan muskoluskeletal. Kebiasaan bekerja dengan sikap duduk menunduk \u00a0menyebabkan sikap paksa dalam bekerja. Sikap paksa tersebut akan menimbulkan rasa sakit pada bagian tubuhnya bila dikerjakan terus menerus dalam waktu lama seperti sakit pada punggung, pinggang, leher, bahu, bokong, pantatdan lain sebagainya<\/p>\n<p>Metode pengabdian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu penyuluhan K3 dan Pemeriksaan Hemoglobin. Penyuluhan K3 mencakup \u00a0penggunaan APD dan Perbaikan sikap kerja untuk mengurangi keluhan muskoloskeletal dan penyakit akibat kerja. Program Kesehatan Masyarakat ini khalayak sasarannya adalah pande besi yang tergabung dalam \u00a0kelompok \u2013 kelompok pande yang berjumlah 80 orang. Jenis permasalahan yang ditangani dalam program ini meliputi perbaikkan kondisil ingkungan. Kondisi sikap kerja, dan penggunaan APD \u00a0yang \u00a0baik dan benar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-6.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3770\" src=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-6.jpg\" alt=\"poto 6\" width=\"421.5\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-6.jpg 853w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-6-300x224.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 853px) 100vw, 853px\" \/><\/a><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3771\" src=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-5.jpg\" alt=\"poto 5\" width=\"421.5\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-5.jpg 862w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-5-300x223.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 862px) 100vw, 862px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3772\" src=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-4.jpg\" alt=\"poto 4\" width=\"421.5\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-4.jpg 857w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-4-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-4-400x300.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 857px) 100vw, 857px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3773\" src=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-3.jpg\" alt=\"poto 3\" width=\"421.5\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-3.jpg 854w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-3-300x226.jpg 300w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-3-400x300.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3774\" src=\"http:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/analiskesehatan\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-2.jpg\" alt=\"poto 2\" width=\"421.5\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-2.jpg 843w, https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/poto-2-300x227.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 843px) 100vw, 843px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gas\u00a0Karbon monoksida ini tidak berbau atau berwarna, dan tidak bisa dirasakan. Ketika&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3769,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3768"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3775,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3768\/revisions\/3775"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poltekkes-denpasar.ac.id\/tlm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}