Beranda / Kompetensi Lulusan

Kompetensi Lulusan

Kompetensi Ahli Madya Gizi (Dasar Pendidikan Diploma III Gizi) sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 347/MENKES/SK/III/2007

  1. Berpenampilan (unjuk kerja) sesuai dengan kode etik profesi gizi.
  2. Merujuk klien/pasien kepada ahli lain pada saat situasinya berada di luar kompetensinya.
  3. Ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan profesi gizi.
  4. Melakukan pengkajian diri menyiapkan portofolio untuk pengembangan profesi dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan berkelanjutan.
  5. Berpartisipasi dalam proses kebijakan legislatif dan kebijakan publik yang berdampak pada pangan, gizi dan pelayanan kesehatan.
  6. Menggunakan teknologi terbaru dalam kegiatan informasi dan komunikasi.
  7. Mendokumentasikan kegiatan pelayanan gizi.
  8. Melakukan pendidikan gizi dalam kegiatan praktek tersupervisi.
  9. Mendidik pasien/klien dalam rangka promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan terapi gizi untuk kondisi tanpa komplikasi.
  10. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan gizi untuk kelompok sasaran.
  11. Ikut serta dalam pengkajian dan pengembangan bahan pendidikan untuk kelompok sasaran.
  12. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam kegiatan pelayanan gizi.
  13. Ikut serta dalam peningkatan kualitas pelayanan atau praktek dietetik untuk kepuasan konsumen.
  14. Berpartisipasi dalam pengembangan dan pengukuran kinerja dalam pelayanan gizi.
  15. Berpartisipasi dalam proses penataan dan pengembangan organisasi.
  16. Ikut serta dalam penyusunan rencana operasional dan anggaran institusi.
  17. Berpartisipasi dalam bisnis atau pengembangan rencana operasioal
  18. Ikut serta dalam pemasaran produk pelayanan gizi.
  19. Ikut serta dalam pendayagunaan dan pembinaan SDM dalam pelayanan gizi.
  20. Ikut serta dalam manajemen sarana dan prasarana pelayanan gizi.
  21. Menyelia sumberdaya dalam unit pelayanan gizi meliputi keuangan, sumber daya manusia, sarana prasarana dan pelayanan gizi.
  22. Menyelia produksi makanan yang memenuhi kecukupan gizi, biaya dan daya terima.
  23. Mengembangkan dan atau memodifikasi resep/formula (mengembangkan dan meningkatkan mutu resep dan makanan formula.
  24. Menyusun standar makanan (menerjamahkan kebutuhan gizi ke bahan makanan/menu) untuk kelompok sasaran.
  25. Menyusun menu untuk kelompok sasaran.
  26. Melakukan uji citarasa/uji organoleptik makanan.
  27. Menyelia pengadaan dan distribusi bahan makanan serta transportasi makanan.
  28. Mengawasi/menyelia masalah keamanan dan sanitasi dalam penyelenggaraan makanan (industri pangan).
  29. Melakukan penapisan gizi (nutrition screening) pada klien/pasien secara individu.
  30. Melakukan pengkajian gizi (nutritional assessment) pasien tanpa komplikasi (dengan kondisi kesehatan umum, misalnya hipertensi, jantung, obesitas).
  31. Membantu dalam pengkajian gizi (nutritional assessment) pada pasien dengan komplikasi (kondisi kesehatan yang kompleks, misalnya penyakit ginjal, multi-sistem organ failure, trauma).
  32. Membantu merencanakan dan mengimplementasikan rencana asuhan gizi pasien.
  33. Melakukan monitoring dan evaluasi asupan gizi/makan pasien.
  34. Berpartisipasi dalam pemilihan formula enteral serta monitoring dan evaluasi penyediaannya.
  35. Melakukan rencana perubahan diit.
  36. Berpartisipasi dalam konferensi tim kesehatan untuk mendiskusikan terapi dan rencana pemulangan klien/pasien.
  37. Merujuk pasien/klien ke pusat pelayanan kesehatan lain.
  38. Melaksanakan penapisan gizi/screening status gizi populasi dan atau kelompok masyarakat.
  39. Membantu menilai status gizi populasi dan/atau kelompok masyarakat.
  40. Melaksanakan asuhan gizi untuk klien sesuai kebudayaan dan kepercayaan dari berbagai golongan umur (tergantung level asuhan gizi kelompok umur).
  41. Berpartisipasi dalam program promosi kesehatan/pencegahan penyakit di masyarakat.
  42. Berpartisipasi dalam pengembangan dan evaluasi program pangan dan gizi di masyarakat.
  43. Melaksanakan dan mempertahankan kelangsungan program pangan dan gizi masyarakat.
  44. Berpartisipasi dalam penetapan biaya pelayanan gizi.

TAUTAN TERKAIT