headerphoto

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Gelar/sebutan        : Ahli Madya Kesehatan Lingkungan
Ketua Jurusan         : I Nyoman Purna, S.Pd., M.Si.
Sekretaris Jurusan : I Wayan Suarta Asmara, BE., SST.,M.Si.
Alamat                      : Jalan Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan
Telepon                     : (0361) 720698 / (0361)724261
Email                         : keslingdps@yahoo.co.id

Informasi & Sejarah Singkat Visi & Misi | Kompetensi Lulusan | Peran Lulusan | Struktur Program | Dosen & Staf | Fasilitas

 

 .:: Sejarah Singkat

 Jurusan Kesehalatan Lingkungan Poltekkes Denpasar yang ada sekarang ini merupakan rangkaian kelanjutan dari system pendidikan informal apa yang disebut Kursus Kontroleur Volks Gezondeheid di jaman Belanda pada tahun 1920. Setelah kemerdekaan kursus ini yang semula lulusannya dibutuhkan untuk pemberantasan penyakit malaria dengan lama pendidikan selama satu tahun dari lulusan SMA. Pada tahun 1952 lama pendidikan ini diperpanjang menjadi 2 (dua) tahun. Tahun 1954 nama dan statusnya ditingkatkan menjadi Akademi Kontrolir Kesehatan (AKK), lulusannya dengan ijin resmi PDK waktu itu (SK PDK) No. 66835/DKPT/D diakui sebagai sarjana muda kesehatan dengan gelar B.Sc.

Pada tahun 1958 nama Akademi Kontrolir Kesehatan dirubah menjadi Akademi Penilik Kesehatan (APK) dengan tujuan agar lulusannya dapat serbaguna sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat untuk tingkat Sarjana Muda (di Jakarta). Pada tahun 1960 AKK yang ke dua didirikan di Surabaya yang kemudian tahun 1962 AKK tersebut dirubah menjadi APK. Pada tahun 1975 diadakan lokakarya Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Sanitasi dimana salah satu rekomendasinya adalah memantapkan semua lembaga pendidikan yang berkaitan dengan sanitasi dalam satu kelompok. Pada waktu itu di Pusat Pendidikan dan Latihan Departemen Kesehatan RI memiliki konsep yang menekankan pada produksi lembaga pendidikan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, cukup ditanggulangi oleh tiga profesi induk yaitu kelompok tenaga kedokteran, kelompok tenaga sanitasi dan keperawatan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yakni Inpres Kesehatan (Pembangunan Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Samijaga) dan untuk pertama kalinya sanitasi lulusan APK penempatannya melalui proyek Inpres di Seluruh Indonesia.

Semakin majunya pembangunan kesehatan lahirlah berbagai pokok pemikiran/pandangan yang menyangkut pengembangan lembaga pendidikan tenaga sanitasi, yakni dari berbagai sumbangan pemikiran. USAID mengemukakan bahwa perkembangan sanitasi di Indonesia akan meningkat bila ditangani oleh tenaga profesional. Dari hasil pemikiran tersebut maka akhirnya pada tahun 1975 APK dirubah menjadi Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi (APK-TS). Perubahan status ini sesungguhnya menimbulkan konsekuensi perubahan yang mendasar dari pendidikan yang semula mampu bersifat multi purpose menjadi single purpose yang lebih profesional teknologi sanitasi.

Pada tahun 1984 APK TS Denpasar dibuka dengan SK Menkes RI No. 49/Kep/Diklat/Kes/1984, tanggal 16 April 1984 menggunakan gedung dan fasilitas SPPH Denpasar dengan status Proyek. Untuk pertama kali Tim Pengelola/Penyelenggara Pendidikan APK TS Denpasar dibentuk dengan SK Ka Kanwil Depkes Propinsi Bali No. 2723/Kanwil/TU/Pend/VI/1984 tanggal 5 Juni 1984. Selanjutnya tahun 1985 ditetapkan dengan SK Ka.Kanwil Depkes Prop. Bali No. 7633/Kanwil/TU/Pend/1985 tanggal 15 Mei 1985 dengan satu orang penanggung jawab dan dua staf. Untuk pelaksanaan tugas-tugas rutin dengan SK Penanggungjawab APK-TS No. 215/APK-TS/UP/2/1985 tanggal 13 September 1985 ditetapkan pelaksanaan bidang tugas yang tenaganya diambil dari staf SPPH Denpasar.

Pada tahun 1987 dengan adanya perubahan Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia, yakni meniadakan gelar untuk sarjana muda, sehingga sejak tahun 1987 lulusan APK-TS Denpasar tidak lagi memperoleh gelar B.Sc. dan pada tahun tersebut APK-TS Denpasar meluluskan angkatan pertamanya (tanpa gelar B.Sc.) Pada tahun yang sama dikeluarkan SK Menkes RI No. 4118/Kep/Diknakes/XI/1987 tanggal 25 Nopember 1987 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Diploma III Kesehatan Lingkungan, sehingga mulai saat itu kurikulum APK-TS mengarah ke Diploma III.

Pada tahun 1992, APK-TS Denpasar yang semula dengan status proyek, dengan SK Menkes RI. No. 14/Menkes/SK/I/1992 tanggal 3 Januari 1992 dilembagakan menjadi Pendidikan Ahli Madya Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan bersama 26 PAM lainnya di lingkungan epkes. Dengan demikian pimpinan institusi yang tadinya bersumber dari anggaran pembangunan (proyek) menjadi bersumber dari anggaran rutin.

Dari hasil penilaian tim akreditasi, Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Depkes Ri dengan SK. Nomor : HK.00.06.4.3539 tanggal 21 Nopember 1996 menetapkan Jurusan Kesehatan Lingkungan Denpasar masuk ke dalam Strata B. Dan dengan SK Ka. Pusdiknakes Depkes RI No. HK.)).06.4.3.2067 tanggal 14 Mei 1998 urusan Kesehatan Lingkungan Denpasar menjadi Strata A.

Kemudian berdasarkan SK Menkes dan Kesos No. 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001 Jurusan Kesehatan Lingkungan bergabung menjadi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Denpasar terhitung mulai tanggal 1 Januari 2002. Dengan perubahan status ini Jurusan Kesehatan Lingkungan berada di bawah Direktur Poltekkes Depkes Denpasar dan Di Jurusan dipimpin oleh Ketua Jurusan.

Kemudian berdasarkan SK Kepala Pusat pendidikan Tenaga Kesehatan badan BBSDM Kesehatan Depertemen Kesehatan RI No. HK.00.06.2.2.00584 tanggal 29 April 2005 tentang Penetapan Strata Akreditasi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Denpasar diputuskan bahwa jenjang Akreditas Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Depkes Denpasar adalah Strata A dengan nilai 87,01. Serta berdasarkan Keputusan Kepala Pusdiknakes Kementrian Kesehatan RI No. HK.06.01/III/3/01800/2010 tanggal 19 Agustus 2010 Jurusan Kesehatan Lingkungan Denpasar dengan Kode Institusi P0517133071 ditetapkan memperoleh jenjang akreditasi strata A dengan nilai 87,17. Untuk program studi D-IV Kesehatan Lingkungan juga memperoleh Akreditasi A berdasarkan Keputusan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan No.HK.06.01/III/3/01106/2011 tanggal 20 Juni 2011. Akreditasi tersebut berlaku selama 5 tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan.

Hingga saat ini Jurusan Kesehatan Lingkungan Denpasar telah meluluskan 24 angkatan yang sebagian besar telah ditempatkan di berbagai daerah/propinsi di Indonesia.